LombokPost-BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua (Banuspa) menyerahkan secara simbolis santunan kepada kedua ahli waris peserta yang ada di NTB.
"Kami menyerahkan setelah memastikan pemberkasan lengkap," kata Kepala BPJamsostek Kanwil Banuspa Kuncoro Budi Winarno.
Peserta pertama atas nama Muflihun dengan pekerjaan di Al Marik (NPP23024812) asal Kabupaten/Kota Mataram.
Manfaat yang diterima Jaminan Kematian Rp 42 juta.
Beasiswa untuk dua anak total maksimal Rp 135 juta dengan catatan beasiswa dua anak dari SMP dan kuliah.
Jaminan Hari Tua sebesar Rp 47.496.470 dan Jaminan Pensiun Lumpsum senilai Rp 19.870.840.
Kedua, peserta atas nama Yos Sudarso yang bekerja Perusaahaan Air Minum Giri Menang (NPP YX010044) asal Kabupaten/Kota dari Pagesangan, Mataram.
Manfaat diterima Jaminan Kematian Rp 42 juta.
Ada juga menerima Jaminan Hari Tua Rp 45.693.220 dengan Jaminan Pensiun Berkala senilai Rp 393.500 per bulan.
"Kami berharap ini bisa membawa kebermanfaatan ke ahli waris. Sehingga terus bangkit dan berkarya walaupun tulang punggung keluarga sudah tidak ada," terangnya.
Ia mengatakan, ahli waris yang mendapatkan santunan tidak perlu lagi meneruskan iuran pada BPJS Ketenagakerjaan.
Santunan yang diberikan dapat digunakan oleh ahli waris untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat utamanya pekerja agar dapat ikut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Terlebih dengan banyaknya manfaat yang didapatkan dari keikutsertaan pada BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.
Sementara itu, Kepala BPJamsotek Provinsi NTB Bobyy Foriawan mengatakan, program yang ada bisa menekan kemiskinan ekstrem seperti yang tengah digalakkan pemerintah.
Sehingga dengan adanya program ini tidak menambah angka kemiskinan baru.
Ada beberapa program BPJamsostek yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), dan jaminan kehilangan pekerjaan (JHP).
"Semua memiliki resiko, jadi diatasi dengan berbagai program yang disiapkan BPJamsostek," kata dia. (nur)
Editor : Kimda Farida