Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disukai Wisatawan, Seafood Night Market Gili Trawangan Putar Jutaan Rupiah Tiap Malam

Galih Mega Putra S • Rabu, 26 Juni 2024 | 13:55 WIB
BANYAK PEMINAT: Aneka kuliner seafood di Night Market Gili Trawangan yang diminati wisatawan lokal hingga asing, beberapa waktu lalu.(IST/LOMBOK POST)
BANYAK PEMINAT: Aneka kuliner seafood di Night Market Gili Trawangan yang diminati wisatawan lokal hingga asing, beberapa waktu lalu.(IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Gili Trawangan merupakan salah satu destinasi primadona wisatawan lokal maupun asing di NTB.

Terletak di Kabupaten Lombok Utara, pulau ini menawarkan lokasi pariwisata dengan keindahan alam bawah lautnya.

Kunjungan wisatawannya bisa mencapai lebih dari 1.000 orang per harinya.

Hal ini tentu menjadi peluang sangat menjanjikan bagi pelaku usaha di sana.

Misalnya, pelaku usaha yang ada di kawasan night market atau pasar malam Gili Trawangan.

Kawasan yang menyuguhkan aneka kuliner lokal, nusantara, hingga luar negeri ini banyak dikunjungi wisatawan.

Hampir tidak pernah sepi setiap malamnya orang menikmati kuliner, terutama seafood atau makanan lautnya.

Kurniawan, salah satu pengusaha kuliner seafood Trawangan mengatakan, jenis seafood yang disuguhkan beragam. Mulai dari lobster, udang, kerang, ikan kakap, aneka ikan laut lainnya, gurita, cumi, dan banyak lagi.

”Ada juga yang jual aneka menu daging sapi dan ayam dan makanan mancanegara. Semuanya telah dibumbui dengan rempah khas yang kemudian dibakar,” jelasnya.

Selain makanan berat, ada juga pilihan makanan ringan. Seperti lumpia, gorengan, dan lainnya.

Menus seafood di night market ini dijualnya mulai dari harga Rp 25 ribu.

Dengan nominal tersebut, pembeli sudah bisa menikmati satu tusukan besar seafood berupa udang atau gurita bakar, sepiring nasi, dan sayuran.

”Kami menjual seafood segar, semuanya fresh,” ujarnya.

Sedangkan untuk ikan bakar berukuran besar, gurita jumbo, lobster dan lainnya, harganya berbeda.

Untuk ikan, biasanya di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu lebih.

Dibeberkannya, omzet penjualan seafood di night market Gili Trawangan tersebut cukup menjanjikan.

Meski tidak memberikan rincian tepatnya, namun kata dia jumlahnya mencapai jutaan rupiah per malamnya. Jumlah ini akan meningkat pesat pada saat high season tiba.

”Bisa dua kali lipat dari biasanya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya selalu menjaga kualitas kuliner yang disuguhkan, khususnya seafood.

Tiap ikan, gurita, udang, lobster, dan lainnya itu harus dalam keadaan segar. Sebab jika tidak, hal ini tentu akan memengaruhi minat pembeli.

”Harus segar, supaya pelanggan puas dengan kuliner yang kami sajikan,” ujarnya.

Untuk menjaga kesegarannya, kata dia, bahan baku seafood ini diambil langsung dari nelayan yang ada di kawasan Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air).

Meski harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan pasar di luar pulau, namun kualitas kesegarannya tidak diragukan. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#seafood #Gili #makanan