LombokPost--Demam hallyu atau budaya pop Korea Selatan secara global sudah digandrungi banyak anak muda Indonesia sejak lama.
Hal ini menghadirkan peluang usaha yang sangat menjanjikan, terutama kulinernya.
Di NTB sendiri, banyak usaha yang bertemakan budaya Korea Selatan bermunculan.
Baik itu kuliner, aksesoris, hingga fesyen. Hal ini bahkan mengundang investor asing untuk membuka usaha serupa di NTB, khususnya Lombok.
Di antara sekian banyak usaha yang muncul di NTB, khususnya Lombok, ada satu tempat yang sangat menarik. Tempat itu bernama RPlay (Baca: Replay) Lombok.
Terletak di Jalan Pariwisata, Montong, Desa Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat.
RPlay Lombok menyajikan pengalaman berkunjung yang berbeda dibandingkan usaha-usaha berbau Korea Selatan lainnya.
Mulai dari menyediakan kuliner autentik Korea Selatan yang halal di Bistro Daum.
Banyak wisatawan Korea Selatan yang datang ke tempat ini untuk makan.
Tamu lokal juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan mereka.
”Hidangan khas Bistro Daum adalah Ocheop Bansang,” ujar Manajer RPlay Lombok Cyril Fatihah.
Ocheop Bansang merupakan satu set hidangan masakan Korea Selatan.
Di dalamnya ada nasi, sup, kimchi, bulgogi, dan lauk pauk khas Korea Selatan lainnya.
Lauk pauk tersebut dihidangkan dengan priring kecil yang disebut dengan Banchan.
Dijelaskannya, hidangan utama di Bistro Daum ini terdiri dari Samcheop Bansang dan Ocheop Bansang.
Samcheop Bansang merupakan satu set hidangan yang mencakup nasi dan sup beserta tiga lauk.
”Tiga lauk tersebut adalah Kimchi, bulgogi, pancake Korea, dan aneka lauk pauk khas Korea,” sambung gadis yang akrab disapa Irel itu.
Sedangkan untuk Ocheop Bansang, hampir sama dengan Samcheop Bansang.
Bedanya, Ocheop Bansang terdapat lima jenis lauk. Untuk harganya, di kisaran Rp 90-120 ribu.
”Bisa refill dua kali,” katanya.
Selain menu tersebut, ada juga sejumlah makanan ringan khas Korea Selatan. Seperti Sotteok-Sotteok, Hotteok, Tanghulu dan Ttaebokki.
Makanan dengan tekstur kenyal ini merupakan makanan yang sudah tidak asing dan kerap muncul dalam serial drakor.
Selain kuliner, hal menarik dari Rplay ini adalah galeri Space Eum atau ruang yang ”menghubungkan” dan Eum Special Hall.
Space Eum merupakan ruang multikultural bergaya Korea yang menyelenggarakan berbagai pertunjukan, pameran, dan pengetahuan.
”Ruangan ini menampilkan lukisan karya empat seniman asal Korea Selatan.
Sedangkan Eum Special Hall menampilkan musik serta menjual barang-barang edisi terbatas dari idol terkenal di Korea Selatan.
Di ruangan ini, terdapat album musik hingga merchandise dari berbagai boy dan girl group, hingga penyanyi solo.
Seperti Blackpink, BTS, NCT, Twice, Straykids, NewJeans, Bigbang, IU, dan banyak lagi.
”Owner kita asli dari Korea Selatan, namanya Ryu Eun Hyo sedangkan pengelola Eum Special Hall adalah Park Seung Hoon yang seorang music director,” bebernya.
Untuk galeri lukisan, berisikan beragam lukisan dan karya lainnya dari empat seniman Korea Selatan.
Di antaranya, Lee Kooha, Kwon Hywjeong, Lee Hyangmi, dan Choi Seungseon.
Rencananya, awal September mendatang akan ada pameran lukisan yang berkolaborasi dengan salah satu kafe di Kota Mataram.
”Pamerannya sekitar 1-2 pekan, nanti ada DJ, K-Pop, dan kegiatan menarik lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut Irel menjelaskan, selain galeri dan kafe, di komplek Rplay juga tersedia layanan travel agent.
Travel agent bernama Bintang Tour and Travel tersebut merupakan agen perjalan nomor satu di Korea Selatan sejak 2017 lalu.
”Travel agent ini baru buka untuk layanan perjalanan dari Korea Selatan ke Indonesia, semoga ke depan bisa buka juga layanan dari Indonesia ke Korea Selatan,” harapnya.
”Awalnya owner tempat ini buka working space dan hotel di Gili Trawangan, namun karena gempa akhirnya dibawa ke sini,” tandasnya. (fer/r9)
Editor : Kimda Farida