LombokPost-PT Nodeem Naturindo Lestari meluncurkan produk obat herbal diabetes dengan brand Nodeem, di Mataram, Kamis (14/11).
President Director PT Nodeem Naturindo Lestari Dmitry Arditya mengungkapkan obat herbal diabetes itu terbuat dari ekstrak buncis dan kelor. ”Kami memilih bahan ini, karena memang keduanya mengandung zat aktif yang mampu merangsang organ pankareas sebagai penghasil insulin secara alami, sehingga mampu mengendalikan kadar gula dalam darah,” terangnya.
Selama lebih dari 10 tahun, pihaknya telah melakukan riset mendalam, bekerja sama dengan tim riset dari Universitas Mataram (Unram). Penggunaan bahan buncis dan kelor sejalan dengan visi perusahaan, memanfaatkan kekayaan alam daerah.
Nodeem membantu menstabilkan kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah. Ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes.
Selanjutnya, dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti tubuh lebih efisien dalam menggunakan insulin untuk mengatur gula darah. Dan mengurangi peradangan yang sering terjadi pada penderita diabetes. Ini membantu melindungi organ-organ penting seperti jantung dan ginjal dari kerusakan.
Dijelaskan, PT Nodeem Naturindo Lestari telah menggerakkan dan membina petani lokal di Kaki Gunung Rinjani untuk menanam buncis secara organik. Nodeem dirancang untuk memberikan solusi yang aman dan efektif bagi penderita diabetes. ”Ini baik untuk dikonsumsi sehari-hari dan aman dikonsumsi dari usia 20 tahun dan seterusnya. Bisa dikonsumsi dalam jangka panjang karena sifatnya herbal,” tambahnya.
Untuk pemasaran produk, PT Nodeem Naturindo Lestari masih fokus di dalam daerah secara daring. Namun dalam waktu dekat, pihaknya segera menyebarkannya kepada toko obat dan ritel khusus obat.
Nodeem telah mengantongi izin edar dari BPOM, dan mendapatkan izin produksi dari dinas kesehatan. ”Sekarang kita sedang mengurus sertifikat halal,” jelasnya.
Dalam penjualan produk, PT Nodeem Naturindo Lestari turut mengedukasi masyarakat melalui layanan konsultasi kesehatan. Ke depan perusahaan akan membuat suplemen dan makanan yang ramah bagi penderita diabetes. ”Pengembangan kami masih banyak khusus untuk penderita diabetes, jadi ini adalah komitmen kami,” tandasnya.
Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti berharap ekosistem industri PT Nodeem Naturindo Lestari jauh lebih panjang. Karena telah bekerja sama dengan petani lokal, dan menyerap tenaga kerja lebih banyak. Sedangkan Pjs Wali Kota Mataram Tri Budi Prayitno mengapresiasi inovasi yang dilakukan. (yun/r9)
Editor : Akbar Sirinawa