LombokPost-Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mencatat satu bulan pelaksanaan uji coba penggunaan QR Code untuk pembelian BBM Subsidi Pertalite di Provinsi NTB menunjukkan tren yang sangat positif.
Awalnya Pulau Lombok yang telah memberlakukan pembelian BBM menggunakan QR Code, kini juga sudah mulai dilanjutkan ke Pulau Sumbawa sehingga mengkover semua se-Provinsi NTB.
”Catatan kami roda empat yang sudah menggunakan QR Code dalam pembelian BBM subsidi Pertalite mencapai 74,5 persen,” kata Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi pada Lombok Post, Senin (18/11).
Sejauh ini progress implementasi uji coba pembelian BBM Pertalite menggunakan QR Code di Provinsi NTB terbilang cukup stabil.
Data menunjukkan kenaikan perlahan tapi pasti pengendara terus tertib dalam mengikuti aturan yang ada.
”Progres transaksi harian menggunakan QR Code untuk BBM Pertalite kini sudah mencapai 73 persen di Lombok sedangkan untuk di Sumbawa mencapai lebih dari 77 persen,” jelasnya.
Ahad pun menyampaikan beberapa harapan dari pelaksanaan uji coba implementasi transaksi menggunakan QR Code ini.
Mencoba keandalan sistem perangkat di SPBU Pertamina, memastikan pelayanan oleh petugas dalam transaksi ini berjalan baik.
”Serta meningkatkan animo masyarakat untuk mendaftar QR Code dan bisa menggunakannya saat pembelian BBM Pertalite,” jelasnya.
Ia menjelaskan, program subsidi tepat Pertalite ini merupakan program pemerintah seperti subsidi solar beberapa waktu lalu.
Ia menyampaikan, banyak dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat dengan adanya program subsidi tepat ini.
“Dengan adanya pendataan penggunaan konsumen Pertalite yang lebih akurat, dapat memberikan manfaat kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat,” tuturnya.
Pertama, pemda dapat menggunakan data subsidi tepat tersebut untuk mengatur penyaluran kuota BBM Subsidi kepada masyarakat sehingga kuota yang terbatas dapat disalurkan secara cukup dan mengurangi terjadinya antrean.
Kedua, meningkatkan pendapatan daerah karena adanya potensi peningkatan PBBKB dari meningkatnya penjualan BBM non subsidi.
Ketiga, membantu Pemda dalam proses pengawasan penyaluran BBM subsidi ke masyarakat sesuai dengan amanat Undang-undang Migas No 22/2001.
Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendaftarkan kendaraannya. Bagi yang belum mendaftar segera daftarkan kendaraannya, cukup dengan KTP, STNK, dan foto kendaraan.
Daftarkan melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Jika menemui kesulitan, bisa langsung ke SPBU.
”Kami menyediakan help desk untuk pendaftaran QR Code subsidi tepat,” imbuhnya.
Sementara itu, seorang pengendara roda empat Jaenudin di SPBU Selagalas Mataram saat sedang melakukan pembelian BBM Pertalite menggunakan QR Code mengaku tidak kesulitan saat mendaftarkan kendaraannya.
Bahkan ia pun telah mencetak dan membuat menjadi kartu barcode tersebut sehingga tidak lupa dengan disimpan di mobil.
”Saya ikuti petunjuknya dan menunggu balasan dari Pertamina Tepat Sasaran, jadi barcode saya hanya menunggu sehari,” ujarnya. (nur)
Editor : Kimda Farida