Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Okupansi City Hotel Terdongkrak Libur Nataru, Okupansi Diprediksi Bisa Capai 80 Persen

nur cahaya • Senin, 30 Desember 2024 | 13:37 WIB

 

Salah satu city hotel di Kota Mataram. AHM memperkirakan okupansi city hotel akan terus meningkat hingga 80 persen selama liburan Nataru.
Salah satu city hotel di Kota Mataram. AHM memperkirakan okupansi city hotel akan terus meningkat hingga 80 persen selama liburan Nataru.
 

LombokPost-Memasuki libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), okupansi city hotel di Kota Mataram terus merangkak naik.

Asosiasi Hotel Mataram (AHM) memperkirakan hingga liburan berakhir nanti, okupansi city hotel akan mencapai 80 persen.

”Tingkat hunian kamar atau okupansi di Kota Mataram jelang Nataru ada di angka 40-64 persen,” kata Ketua AHM I Made Adiyasa Kurniawan.

Menurut Adiyasa, okupansi city hotel di Kota Mataram akan terus meningkat hingga tahun baru 2025.

Hal ini berkaca dari kondisi tahun-tahun sebelumnya. Okupansi hotel akan mengalami peningkatan cukup signifikan ketika menjelang pergantian tahun.

”Prediksi kami di tanggal 29 okupansinya mulai naik sampai pergantian tahun, mungkin bisa 80 persen,” jelasnya.

Adiyasa menuturkan, rata-rata okupansi hotel di Mataram masih didominasi oleh hotel-hotel besar yang berada di tengah kota. Kebanyakan hotel-hotel besar yang dapat tamu grup, karena jumlah kamarnya banyak.

”Terlebih lagi tidak ada kenaikan harga juga,” imbuh Adiyasa.

Dari data AHM, okupansi city hotel di Mataram masih didominasi oleh wisatawan domestik maupun lokal.

”Mayoritas wisatawan domestik untuk di Kota Mataram. Sebaliknya dengan area Senggigi,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Jamaluddin Maladi menyampaikan okupansi hotel di NTB diprediksi mencapai 85 persen pada momen Nataru.

”Itu sudah bagus dan patut disyukuri, karena banyak wisatawan menginap jelang Nataru ini,” katanya.

Menurut Jamal, pemesanan kamar hotel jelang Nataru tersebar di sejumlah titik di wilayah NTB. Di antaranya, tiga gili (Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air) di Lombok Utara, Senggigi di Lombok Barat, Kota Mataram, Mandalika di Lombok  Tengah, serta Sumbawa.

”Harapan kami di penghujung tahun bisa di angka 90 persen, tapi 85 persen saja sudah bagus, karena sudah bisa meningkatkan perekonomian, mulai dari penginapan di hotel, transportasi, UMKM, maupun kuliner,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Marthadi
#tamu #wisatawan #Senggigi #pemesanan #Nataru #kamar #Mataram #NTB #Hotel #okupansi #grup