Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

11.623 UMKM Bergabung di NTB Mall Selama 2024

nur cahaya • Rabu, 1 Januari 2025 | 14:30 WIB

 

BANTU PEMASARAN: Produk-produk UMKM NTB yang ada di etalase NTB Mall, di Mataram.
BANTU PEMASARAN: Produk-produk UMKM NTB yang ada di etalase NTB Mall, di Mataram.
 

LombokPost-Jumlah UMKM yang bergabung dalam NTB Mall sepanjang 2024 ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Kenaikan tersebut terjadi baik secara offline maupun online.

Pengelola NTB Mall Lalu Afghan Muharror mengatakan, NTB Mall dikelola oleh UPTD Balai Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BP3UD) Disdag NTB. Keberadaannya merupakan wadah untuk memfasilitasi promosi dan pemasaran bagi seluruh UMKM di NTB. “Tugas dan fungsinya memfasilitasi dan membina UMKM baik dari segi kualitas maupun legalitas produk hingga para pelaku UMKM dapat naik kelas,” ujarnya, Senin (30/12).

Jumlah UMKM NTB yang telah bergabung pada tahun 2024 telah mencapai 7.528 UMKM melalui online. Sedangkan yang bergabung melalui offline 4.095 UMKM.

Jumlah ini mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan tahun 2023. Jumlah UMKM yang bergabung melalui online sejumlah 7.442 UMKM, dan 3.598 UMKM melalui offline.

Hingga saat ini, NTB Mall tercatat telah menjalin kerja sama dengan 21 instansi. Salah satunya, kerja sama berupa UMKM corner dengan Kemenkumham NTB. NTB Mall juga melakukan perluasan area store di BIZAM.

Selain itu, NTB Mall juga memfasilitasi pameran lokal maupun nasional bagi UMKM NTB di tahun 2024 sebanyak 25 pameran. Rumah besar UMKM NTB ini juga melakukan launching NTB Mall di Surabaya, UMKM NTB Mall Go Export, dan pembinaan UMKM. “NTB Mall merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program bela beli produk lokal,” tandas kepala UPTD BP3UD Disdag NTB ini.

Hingga saat ini tercatat ada belasan ribu jenis produk UMKM di etalase NTB Mall. Mulai dari produk makanan, kriya, tenun, hingga mutiara. Bertambahnya UMKM yang bergabung ini lantaran NTB Mall kini dijadikan parameter bagi pengusaha lokal.

“Menurut mereka, hebat kalau bisa masuk NTB Mall,” ujar Kasi Pemasaran BP3UD Disdag NTB Tri Endah.

Mindset tersebut dinilainya sebagai hal positif. Para pelaku UMKM akan semakin termotivasi untuk berbenah menghadirkan produk terbaik mereka. Sebab itu, pihaknya melakukan kurasi terhadap UMKM yang ingin bergabung di NTB. “Seperti pakai baju, maka harus sesuai. Itulah peran kami, UMKM yang produknya sudah bagus tinggal bagaimana kita memoles supaya produknya bisa terpromosi dan terpasarkan dengan maksimal,” jelasnya.

Pihaknya melakukan kurasi sekitar 30-40 UMKM setiap bulannya. Soal omzet penjualan, produk best seller selalu dirilis tiap bulannya. “Produk kuliner legendaris kita, sate Rembiga dan ayam Taliwang ini yang omsetnya paling banyak,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Redaksi Lombok Post
#UMKM #Legalitas aset #online #produk #offline #kenaikan #NTB Mall #lokal