Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Semeloto, Produk Skincare Warisan Budaya Sumbawa

nur cahaya • Kamis, 9 Januari 2025 | 17:06 WIB

 

CHAMPION BBI: Owner IKM Semeloto Yunita Lestari (tiga kanan) saat puncak harvesting Ite Begawe Fest Gernas BBI, Desember tahun lalu.
CHAMPION BBI: Owner IKM Semeloto Yunita Lestari (tiga kanan) saat puncak harvesting Ite Begawe Fest Gernas BBI, Desember tahun lalu.
 

LombokPost--Usaha kecantikan di NTB berkembang cukup pesat. Banyak produk kecantikan dan kesehatan kulit (skincare, Red) lokal bermunculan.

Bahkan, produk skincare lokal ini tidak kalah dengan produk skincare luar. Salah satunya adalah produk skincare IKM Semeloto yang berasal dari Sumbawa.

Produk ini bahkan menjadi pemenang pertama IKM Champion BBI NTB 2024 pada 6-8 Desember 2024 lalu.

Brand milik Yunita Lestari ini sukses mengangkat bahan tradisional menjadi produk skincare yang modern.

Berdiri sejak 2018 lalu, Semeloto merupakan industri kosmetik pertama yang berada di pulau Sumbawa. Semeloto memulai perjalanannya dengan visi besar.

“Yakni menjadikan produk berbahan alami unggul sebagai pilihan utama perawatan kulit untuk semua kalangan,” ujarnya.

Yunita memulai usahanya dengan berjualan online di akun Instagram Semeloto.id.

Dari usaha rumahan, Semeloto kemudian berkembang lebih besar dan sukses mendirikan pabriknya sendiri.

IKM ini telah menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Menariknya, produk kecantikan miliknya tersebut sangat kental dengan budaya yang ada di Sumbawa.

Dirinya mengangkat warisan budaya yang sudah diformulasikan turun temurun oleh nenek moyang di Sumbawa dengan pengemasan yang lebih modern.

“Semeloto sendiri mengangkat bahan baku lokal petani setempat untuk dijadikan skincare berbahan alami dan bisa digunakan oleh wanita di seluruh Indonesia,” jelas Yunita.

Formulasi turun temurun  dari bahan baku tradisional ini diolah dan dikemas dengan cara yang lebih modern.

Sehingga tidak hanya bisa digunakan konsumen dengan skala yang lebih luas.

Semeloto kini telah memiliki puluhan distributor resmi dan ratusan reseller di seluruh Indonesia.

Beberapa produk Semeloto di antaranya, lotomotong, serum kunyit asam, cream saffron, masker sirih cina, masker sememamaq, turmeric toner, dan masih banyak lagi.

Dalam penyediaan bahan baku produknya, Semeloto bekerja sama dengan para petani lokal.

Semeloto memanfaatkan beragam hasil bumi di NTB untuk menciptakan produk kosmetik inovatif. Seperti minyak kelapa, lidah buaya, hingga tanaman herbal khas Sumbawa.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah bagi petani, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Semua produk Semeloto sudah mendapatkan izin BBPOM sejak 2019 lalu.

Artinya, Semeloto memiliki legalitas yang lengkap dan produk yang berkualitas.

“Soal produk wajah dan perawatan badan, tidak bisa pakai bahan dan pengolahan sembarangan,” katanya.

Ke depan, Semeloto pun dicanangkan bisa mengembangkan industri kosmetik di NTB lebih besar lagi. Sehingga dapat menarik tenaga kerja lokal lebih banyak.

Yunita juga memiliki mimpi untuk menjalankan program Semeloto Scholarship. Tujuannya, agar Semeloto ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit, tapi juga masa depan pendidkan anak muda Indonesia nantinya.

“Saya selalu ingin mengajak anak-anak muda yang mau memiliki usaha bisa dimulai dari Semeloto, dan ingin sekali menjalankan program Semeloto Scholarship. Agar juga bermanfaat untuk anak-anak muda dan masa depan pendidikan anak di Indonesia nantinya,” tandas alumni Universitas Mataram ini. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#skincare #usaha #Kesehatan #kulit #Sumbawa #kecantikan #NTB #ikm #tradisional