Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ada Muktamar IDI, Bulan Depan Okupansi Hotel di Mataram dan Sekitarnya Akan Terdongkrak

nur cahaya • Senin, 27 Januari 2025 | 07:25 WIB
GAJI NAIK: Dua karyawan salah satu hotel berbintang di Kota Mataram tengah melayani tamu, beberapa waktu lalu (25/12).
GAJI NAIK: Dua karyawan salah satu hotel berbintang di Kota Mataram tengah melayani tamu, beberapa waktu lalu (25/12).

LombokPost-Tingkat keterisian kamar atau okupansi city hotel diperkirakan di atas 75 persen saat penyelenggaraan Muktamar XXXI Ikatan Dokter Indonesia (IDI) 2025 Februari mendatang. Hal itu lantaran ada sekitar 2.500 dokter seluruh Indonesia akan hadir di acara tersebut. “Kalau untuk event Muktamar IDI, informasi terakhir terisi sekitar 500 kamar hotel yang dipesan. Itu tidak hanya di kota saja, karena peserta banyak yang pesan sendiri untuk hotelnya,” kata Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) I Made Adiyasa.

Menurut Adiyasa, event nasional ini memberi pengaruh yang cukup besar bagi okupansi hotel di Kota Mataram. Khususnya bagi hotel-hotel berbintang yang berada tidak jauh dari lokasi acara. “Pengaruhnya dirasakan oleh hotel-hotel yang menjadi venue acara dan hotel di sekitarnya. Seperti Lombok Raya, Golden Palace, Lombok Garden, hingga Aston Inn,” sambungnya.

Jumlah peserta Muktamar IDI ini sekitar 2.500 orang. Jumlah ini dapat bertambah signifikan lantaran diperkirakan keluarga mereka juga akan ikut. Jumlah orang yang akan hadir di Muktamar ini bisa saja menjadi dua kali lipat. “Jika masing-masing dokter membawa keluarga, estimasi totalnya sekitar 5.000 orang,” katanya.

Jika melihat dari total peserta dan jumlah keluarga yang akan dibawa di event nasional tersebut, Adiyasa menilai okupansi hotel di Mataram bisa di atas 75 persen. Hal tersebut tentu menjadi hal positif lantaran saat ini dalam kondisi low season. “Januari ini hunian kota low season sekali, di bawah 40 persen,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isifihan mengatakan, tahun ini Kota Mataram menjadi tuan rumah dalam event Muktamar IDI ke-32  tingkat nasional. Akan ada 2.500 dokter dari 34 provinsi di Indonesia yang ditargetkan mengikuti delegasi IDI. “Ini menjadi peluang emas bagi kami untuk mempromosikan Kota Mataram sebagai tuan rumah, yang kaya akan budaya dan profesional. Kami berharap dapat memberi dampak ekonomi bagi warga Kota Mataram,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Rury Anjas Andita
#dampak #event #mUKTAMAR #AHM #Ekonomi #Mataram #IDI #Hotel #okupansi