LombokPost-Penukaran uang pecahan kecil dan besar di halaman Islamic Center sudah dimulai sejak Selasa (18/3).
Kegiatan yang digelar Bank Indonesia (BI) NTB dengan sejumlah perbankan itu berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (20/3).
Pembukaan lokasi penukaran uang pecahan baru tersebut tentunya disambut antusias masyarakat.
Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang berdatangan mengantre penukaran uang baru tersebut.
Kepala KPwBI NTB Berry Arifsyah Harahap mengatakan, penukaran uang baru tersebut dilakukan terpadu BI NTB dengan sejumlah perbankan.
“Total paket kuota 1.000 orang penukar per hari,” ujarnya.
Dikatakannya, BI NTB memfokuskan layanan penukaran uang di Islamic Center dengan total 3.000 paket penukaran uang.
Selama tiga hari tersebut, penukaran dijatahkan sebanyak 1.000 orang per harinya. Selain itu, jumlah uang yang ditukarkan juga dibatasi per orang.
“Secara jumlah uang per orang itu dibatasi paket penukaran Rp 4,3 juta,” sambungnya.
Sebelumnya, BI NTB memproyeksikan kebutuhan uang selama Idul Fitri 2025 di NTB mencapai Rp 3,1 triliun.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan 15 persen dibandingkan tahun 2024.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa kebutuhan uang tunai menjelang Lebaran masih sangat besar.
Layanan penukaran uang yang disediakan oleh BI dan perbankan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tersebut.
Selain di Islamic Center, BI juga membuka layanan penukaran uang di 85 titik jaringan kantor bank yang tersebar di seluruh NTB.
Total ada 11 bank yang melayani, termasuk Bank Indonesia dengan total 100 paket per hari.
“Jadi, kira-kira ada 8.800 paket layanan yang disediakan oleh 85 jaringan bank,” tandasnya. (fer/r6)
Editor : Kimda Farida