Salah satunya dengan mendorong Bale Kriya sebagai pusat kriya daerah.
Hal ini dikatakan Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia setelah berkunjung ke Bale Kriya dan gedung Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD) NTB pekan lalu.
Pihaknya berkomitmen mendorong pertumbuhan industri kreatif, serta memperkuat ekosistem pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Khususnya di sektor kerajinan dan desain kemasan produk.
Dikatakannya, Bale Kriya yang juga menjadi sekretariat Dekranasda NTB tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan kriya daerah sekaligus ruang kolaborasi antara perajin, desainer, dan pelaku usaha.
Bale Kriya akan menjadi etalase kreativitas dan inovasi NTB.
“Di Bale Kriya, kita satukan kekuatan untuk mengangkat potensi lokal agar lebih dikenal dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Dikatakannya, NTB memiliki potensi kriya yang besar. Untuk menjaga eksistensi dan memperluas pasarnya, diperlukan kolaborasi sebagai upaya dukungan.
Mulai dari pengemasan, koneksi pasar, hingga promosi produknya.
“Produk NTB punya potensi besar. Tugas kita adalah mengemas, menghubungkan, dan mempromosikannya. Tanpa kolaborasi, potensi itu akan sulit berkembang,” jelasnya.
Dirinya berharap, melalui Bale Kriya ini akan semakin banyak terlahir hasil kreativitas dan inovasi kriya NTB yang menarik.
Potensi-potensi lokal akan semakin dikenal dan berdaya saing tinggi. Baik di pasar domestik maupun pasar luar negeri. (fer/r6)
Editor : Kimda Farida