Di Kota Mataram misalnya, harga daging sapi naik menjadi Rp 140 ribu dari sebelumnya Rp Rp 125 ribu per kilogram, sedangkan harga daging beku jauh lebih murah dari itu.
Meski harga daging beku lebih murah dibandingkan harga daging sapi segar, bukan berarti menandakan kualitas dagingnya kurang bagus.
Daging beku ternyata memiliki beberapa kelebihan dibandingkan daging segar, terutama dalam hal daya tahan dan kepraktisan.
Berikut ini ada enam kelebihan membeli dan mengkonsumsi daging sapi beku yang perlu anda ketahui.
- Daya Tahan Lebih Lama
Salah satu keunggulan utama daging beku adalah umur simpannya yang jauh lebih panjang.
Daging segar hanya bisa bertahan beberapa hari di kulkas (suhu 0-4°C), sementara daging beku yang disimpan dengan benar di freezer (suhu -18°C atau lebih rendah) bisa bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan setahun, tanpa kehilangan kualitas yang signifikan.
Ini sangat membantu untuk stok jangka panjang atau jika Anda tidak langsung memasak daging.
Baca Juga: Demam Tren Video AI Mermaid di TikTok dan Instagram, Begini Cara Sederhana Bikinnya
- Nutrisi Tetap Terjaga
Meskipun sering menjadi kekhawatiran, proses pembekuan sebenarnya tidak secara signifikan mengurangi nilai gizi daging.
Nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral tetap terjaga dengan baik dalam daging beku.
Pembekuan adalah metode pengawetan yang paling baik dalam mempertahankan nilai gizi, kesegaran, dan rasa tanpa bahan pengawet tambahan.
- Lebih Higienis dan Aman dari Bakteri
Proses pembekuan pada daging biasanya dilakukan segera setelah pemotongan di rumah potong hewan (RPH) modern.
Hal ini membantu menghentikan pertumbuhan mikroorganisme dan bakteri yang dapat menyebabkan pembusukan.
Daging beku yang diproses dengan baik umumnya lebih terjamin kebersihannya dibandingkan daging segar yang mungkin lebih rentan terhadap kontaminasi selama penanganan di pasar.
- Harga Lebih Bersaing
Secara umum, harga daging beku cenderung lebih murah di pasaran dibandingkan daging segar.
Ini bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis, terutama untuk pembelian dalam jumlah besar atau untuk kebutuhan bisnis kuliner.
- Ketersediaan yang Stabil
Daging beku lebih mudah ditemukan dan ketersediaannya cenderung lebih stabil di supermarket atau toko daging, baik dalam bentuk utuh maupun potongan tertentu.
Ini memudahkan konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan dan tidak perlu khawatir kehabisan stok.
- Praktis dan Mengurangi Pemborosan
Dengan adanya daging beku, Anda bisa membeli dalam jumlah banyak dan menyimpannya sebagai stok, sehingga mengurangi frekuensi berbelanja dan membantu mengurangi potensi pemborosan makanan.
Anda bisa mengambil sesuai kebutuhan tanpa khawatir sisa daging akan cepat busuk.
Meskipun daging segar mungkin memiliki tekstur yang sedikit berbeda atau dianggap lebih alami oleh sebagian orang, daging beku juga menawarkan banyak kelebihan dari segi kepraktisan, keamanan, dan efisiensi.
Editor : Siti Aeny Maryam