Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Saham Boeing Anjlok 8 Persen Usai Kecelakaan Pesawat Air India di Ahmedabad

Kimda Farida • Jumat, 13 Juni 2025 | 18:58 WIB
PESAWAT NAHAS: Bagian belakang pesawat Air India 171 terlihat di lokasi setelah jatuh di kawasan permukiman dekat bandara di Ahmedabad, Kamis (12/6).
PESAWAT NAHAS: Bagian belakang pesawat Air India 171 terlihat di lokasi setelah jatuh di kawasan permukiman dekat bandara di Ahmedabad, Kamis (12/6).

LombokPost--Saham perusahaan dirgantara Amerika Serikat, Boeing Co., anjlok hingga 7,8 persen menjadi $197,3 dalam perdagangan pra-pasar pada Kamis (13 Juni 2025), setelah terjadi kecelakaan pesawat Air India jenis Boeing 787-8 Dreamliner di dekat Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad.

Menurut laporan dari Reuters, pesawat tersebut sedang dalam perjalanan menuju Bandara Gatwick, Inggris, dan membawa lebih dari 200 penumpang.

Insiden terjadi saat pesawat mencoba lepas landas dan jatuh di area pemukiman sipil dekat bandara, berdasarkan keterangan dari Kepolisian Negara Bagian Gujarat.

Pada pukul 15:30 waktu India, saham Boeing diperdagangkan di sekitar $196,50, turun $17,50 atau 8,18 persen mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan operasional dan reputasi perusahaan.

Baca Juga: 30 Detik setelah Take Off Air India Jatuh di Perumahan Dokter, Sudah Lebih dari 200 Korban Tewas Terevakuasi

Tak hanya saham Boeing yang terdampak, sentimen negatif turut menyeret saham maskapai India seperti Interglobe Aviation (IndiGo) dan SpiceJet, yang masing-masing turun hingga 3,4 persen.

Perdagangan di bursa India juga mengalami tekanan hebat di tengah kecemasan global.

Indeks acuan BSE Sensex sempat jatuh lebih dari 900 poin ke level 81.605,82, sedangkan NSE Nifty merosot hampir 250 poin hingga turun di bawah 24.900.

Baca Juga: Air India Jatuh Usai Lepas Landas: 241 Tewas, 1 Penumpang Selamat dari Kursi 11A Bikin Merinding!

Total kapitalisasi pasar di Bursa Saham Bombay (BSE) tercatat turun Rp 4,19 lakh crore menjadi Rp 451 lakh crore, menunjukkan aksi jual besar-besaran di berbagai sektor, terutama saham teknologi.

Ketidakpastian global seperti meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta kehati-hatian menjelang kadaluwarsa kontrak derivatif mingguan (F&O expiry) turut memperburuk tekanan di pasar. ****

Editor : Kimda Farida
#Kecelakaan pesawat di India #Saham Boeing jatuh #Kecelakaan Air India