LombokPost – Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar melakukan audiensi ke Dinas Perindustrian NTB, pekan lalu.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan kerja sama pada 26 Mei 2025.
Kepala Dinas Perindustrian NTB Hj Nuryanti mengatakan, pertemuan ini menandai langkah awal penjajakan kolaborasi strategis antara kedua lembaga.
Terutama dalam upaya memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor industri NTB.
”BDI Denpasar merupakan sebuah lembaga di bawah naungan Kementerian Perindustrian, hadir dengan visi kuat sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellence) dalam pengembangan SDM industry,” jelasnya, Minggu (15/6).
Dikatakannya, fokus utama BDI Denpasar yakni menyelenggarakan pelatihan vokasi industri.
Pelatihan tersebut berorientasi pada peningkatan keterampilan berbasis kompetensi, khususnya di sektor-sektor industri unggulan.
“Inisiatif ini sangat relevan dengan kebutuhan industri di NTB yang terus berkembang,” sambung perempuan berhijab ini.
Tujuan utama audiensi ini, kata Nuryanti, untuk mengidentifikasi dan menjajaki peluang sinergi antara Dinas Perindustrian NTB dan BDI Denpasar.
Kerja sama yang diharapkan dapat terjalin akan menitikberatkan pada program-program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri lokal di NTB.
“Sehingga dapat menghasilkan tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap bersaing,” ujarnya.
Pihaknya mengapresiasi inisiatif kolaborasi strategis yang ditawarkan BDI Denpasar.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan agar kerja sama yang akan terjalin di masa mendatang dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja industri di NTB.
“Kami mengapresiasi rencana kolaborasi ini karena akan bisa meningkatkan SDM industri kita ke depannya,” terangnya.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menciptakan lulusan yang terampil, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi regional, melalui peningkatan kualitas SDM industri.
Inisiatif ini merupakan langkah positif dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dan mendukung visi pembangunan industri di NTB.
Editor : Jelo Sangaji