Di antaranya, penyediaan makanan di program makan bergizi gratis (MBG) dan perhelatan akbar Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di NTB 26 Juli-1 Agustus 2025.
Ketua PPJI NTB Baiq Yuliana mengatakan, pihaknya sudah melakukan audiensi ke Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) NTB membahas hal tersebut.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakerda PPJI NTB pada 23 Juni lalu.
Dalam Rakerda tersebut, PPJI NTB telah secara intensif mendiskusikan berbagai peluang kolaborasi dengan sejumlah pejabat DKUKM NTB.
Khususnya terkait program MBG dan persiapan Fornas.
“Kami siap berkolaborasi mendukung program MBG dan Fornas 2025,” ujarnya.
Dijelaskannya, dalam organisasi dibutuhkan sinergitas dan loyalitas membantu pemerintah melalui sub bidang yang digeluti.
Semua anggota PPJI NTB tentunya telah memiliki skill dalam mengolah, membuat, menyajikan, hingga menjual makanan hasil olahannya.
Kepala DKUKM NTB Ahmad Masyhuri menyambut baik inisiatif PPJI NTB ini.
Keterlibatan pelaku usaha jasa boga lokal diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM di NTB.
“Sekaligus menjamin kualitas dan standar gizi makanan yang akan disajikan, baik untuk program bergizi maupun ribuan peserta Fornas,” terangnya.
Adanya sinergi antara pemerintah daerah dan PPJI, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang kuat.
Sehingga dua agenda penting tersebut dapat berjalan lancar dan sukses.
“Pada akhirnya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan citra NTB di kancah nasional,” tandasnya.
Baca Juga: 5 Film Romansa Indonesia yang Berkualitas tapi Kurang Populer, Nomor 3 Disutradarai Joko Anwar
Editor : Siti Aeny Maryam