Dalam momentum ini, APA Loteng didorong siap menjadi mitra pembangunan ekonomi di daerahnya, bahkan NTB.
Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady mengatakan, apresiasi tinggi atas inisiatif pembentukan kepengurusan baru ini.
Ia menegaskan, pedagang asongan adalah bagian vital dari roda ekonomi daerah yang harus terus didukung dan difasilitasi.
“Pemerintah NTB akan terus hadir untuk memberikan pembinaan, pelatihan, serta kemudahan akses permodalan agar para pedagang semakin berdaya saing,” ujar Jamaluddin.
Ia memastikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi usaha.
Sekaligus memberikan perlindungan agar mereka dapat menjalankan usaha dengan tenang dan profesional.
“Pelantikan pengurus ini menjadi momentum penting yang diharapkan mampu menjadi wadah resmi bagi ratusan pedagang kecil di Loteng untuk bersinergi dan meningkatkan kapasitas usaha mereka,” tandasnya.
Ketua APA NTB Kamarudin menyambut baik dukungan pemerintah dan mitra yang hadir.
Ia berharap asosiasi yang baru dilantik ini dapat benar-benar menjadi wadah perjuangan kolektif.
"Asosiasi ini hadir sebagai rumah bagi para pedagang asongan dalam mendapatkan perlindungan usaha dan dukungan konkret dari pemerintah daerah, baik dari sisi perizinan maupun akses modal," terang Kamarudin.
Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru, para pedagang asongan Loteng kini memiliki kanal resmi.
Mereka bisa menyalurkan aspirasi, meningkatkan kemampuan manajerial, dan mengelola usaha secara lebih profesional.
“Sehingga menjadikan mereka pilar tangguh dalam perekonomian lokal,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida