Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Malang-Lombok Terkoneksi, NTB Berharap Limpahan Wisatawan  

Geumerie Ayu • Senin, 8 Desember 2025 | 20:42 WIB
GERBANG NTB: Salah satu kendaraan melintas di area BIZAM Lombok, pekan lalu.
GERBANG NTB: Salah satu kendaraan melintas di area BIZAM Lombok, pekan lalu.

LombokPost – Penerbangan rute Malang-Lombok mulai dibuka pertengahan Desember ini. Menyambut potensi tersebut, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB menggelar Parade Budaya Lombok–Sumbawa di area Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (7/12).

Kegiatan ini merupakan strategi konkret untuk memperkenalkan kekayaan destinasi dan budaya NTB langsung pada masyarakat Jawa Timur. Jawa Timur sendiri dikenal memiliki potensi pasar wisatawan yang sangat besar.

Ketua BPPD NTB Sahlan M Saleh menegaskan, promosi di Kota Malang memiliki alasan yang sangat kuat. Yakni untuk mendukung rute penerbangan baru Malang–Lombok yang dijadwalkan mulai beroperasi pertengahan Desember 2025 ini.

“Kami memperkenalkan destinasi Lombok dan Sumbawa, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dari Jawa Timur, khususnya Malang. Selain itu untuk mendukung penerbangan baru Malang–Lombok agar keterisian pesawat stabil dan berkelanjutan,” ujar Sahlan.

Parade budaya yang berlangsung interaktif pukul 06.00-08.00 WIB ini menampilkan beragam atraksi khas Lombok dan Sumbawa.

Rombongan parade diikuti langsung Kepala Dinas Pariwisata NTB Nur Aulia, tim BPPD NTB, pelaku industri pariwisata (travel agent dan hotel), serta penampil budaya dengan pakaian adat yang memukau.

Pemilihan lokasi CFD dinilai sangat strategis. Ribuan warga Malang yang sedang berolahraga pagi tampak antusias menyambut rombongan parade yang menyusuri Jalan Ijen.

“Peserta parade yang keliling Jalan Ijen langsung menarik perhatian warga,” jelas ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB.

Melalui kegiatan ini, BPPD NTB optimistis citra pariwisata NTB semakin kuat di pasar Jawa Timur. Sehingga membuat penerbangan Malang–Lombok dapat bertahan secara komersial.

Tim promosi juga aktif memberikan informasi paket wisata, destinasi unggulan, hingga event-event besar yang akan digelar di Lombok maupun Sumbawa di tahun mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Nur Aulia menilai pendekatan berbasis budaya dan interaksi langsung seperti ini terbukti efektif dalam menaikkan awareness masyarakat.

Promosi pariwisata NTB ini memperkenalkan pariwisata Lombok dan Sumbawa dengan atmosfer yang sangat baik.

“Masyarakat bisa melihat langsung kekayaan budaya lewat pakaian adat dan sign board destinasi menarik,” katanya.

Rute penerbangan Malang-Lombok ini akan dilayani maskapai Wings Air. Dikutip dari laman resmi Wings Air, penerbangan ini akan tersedia selama empat hari dalam sepekan. Di antaranya, pada Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Jadwal penerbangan rute ini yakni pukul 08.10-09.00 untuk Lombok-Malang dan 09.20-12.10 untuk Malang-Lombok.

Penerbangan rute Malang-Lombok ini terkoneksi ke Bali, Makassar, Bima, Sumbawa, Tambolaka, Wainapu, Labuan Bajo, Kupang dan Banjarmasin.

Melalui penerbangan rute Malang-Lombok ini, diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Malang dan NTB.

Editor : Marthadi
#wisatawan #cfd #budaya #malang #penerbangan #BPPD NTB #Promosi #Lombok