Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dulu Cuma Bikin Sepeda, Kini Jadi Raksasa Otomotif! Intip Transformasi Luar Biasa 80 Tahun Kia Global

Nurul Hidayati • Senin, 5 Januari 2026 | 16:38 WIB
Merayakan hari jadinya yang ke-80 pada 5 Januari 2026, Kia menggelar seremoni megah di Kia Vision Square, Korea Selatan, untuk mengenang warisan panjang sekaligus memantapkan visi mobilitas masa depan
Merayakan hari jadinya yang ke-80 pada 5 Januari 2026, Kia menggelar seremoni megah di Kia Vision Square, Korea Selatan, untuk mengenang warisan panjang sekaligus memantapkan visi mobilitas masa depan

LombokPost - Siapa sangka raksasa otomotif dunia, Kia, memulai perjalanannya dari sebuah bengkel komponen logam sederhana?

Merayakan hari jadinya yang ke-80 pada 5 Januari 2026, Kia menggelar seremoni megah di Kia Vision Square, Korea Selatan, untuk mengenang warisan panjang sekaligus memantapkan visi mobilitas masa depan.

Perayaan bertajuk pameran warisan ini mengisahkan perjalanan inspiratif Kia yang didirikan pada 1944 dengan nama Kyungsung Precision Industry.

Dari sekadar memproduksi sepeda pertama Korea pada 1952, Kia bertransformasi menjadi pemimpin global dalam industri kendaraan listrik dan berkelanjutan.

Tonggak Sejarah: Dari Sepeda ke Urban SUV Pertama Dunia Dalam pameran tersebut, Kia menampilkan deretan kendaraan ikonik yang mengubah peta industri otomotif.

3000-Liho (1952): Produk mobilitas pertama berupa sepeda. Kia Brisa (1974): Langkah awal Kia merambah pasar roda empat. Kia Sportage (1993): Fenomena global yang dikenal sebagai Urban SUV pertama di dunia.

"Delapan dekade ini adalah tentang keberanian menghadapi tantangan. Kekuatan kami bukan hanya pada mesin, tapi pada manusia lintas generasi yang membentuk filosofi Kia," ungkap jajaran pimpinan Kia dalam seremoni yang disiarkan secara global tersebut.

Visi Masa Depan dan Kekuatan Desain Transformasi besar Kia tidak lepas dari bergabungnya mereka ke Hyundai Motor Group pada 1997 dan revolusi Design Management sejak 2005.

Kehadiran desainer kelas dunia seperti Peter Schreyer telah mengubah wajah Kia menjadi merek yang modis dan futuristik.

Perayaan 80 tahun ini juga dimeriahkan oleh penampilan violinist kelas dunia, Clara-Jumi Kang, yang melambangkan harmoni antara warisan klasik dan inovasi modern.

Kini, Kia menatap masa depan dengan fokus penuh pada teknologi ramah lingkungan dan kendaraan otonom, membuktikan bahwa semangat dari tahun 1944 tetap hidup di era digital.

Editor : Kimda Farida
#Indonesia #global #kia #Korea Selatan #bengkel