Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Harga Emas Antam Langsung "Gaspol" Naik Rp 102 Ribu, Kembali Dekati 3 Juta!

Nurul Hidayati • Rabu, 4 Februari 2026 | 10:59 WIB
Harga Emas Antam
Harga Emas Antam

LombokPost - Investor emas yang sempat memanfaatkan momen harga jatuh kemarin boleh tersenyum lebar pagi ini.

Berdasarkan pantauan data terbaru pada Rabu, 4 Februari 2026 pukul 08:26 WIB, harga emas batangan Antam mencatatkan kenaikan tajam sebesar Rp 102.000 per gram.

Kenaikan yang cukup agresif ini seolah membalas penurunan drastis yang terjadi pada hari sebelumnya.

Kini, harga emas Antam kembali dipatok di level Rp 2.946.000 per gram, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 2.844.000.

Pergerakan harga yang naik-turun dalam rentang ratusan ribu rupiah per hari ini menunjukkan betapa tingginya volatilitas pasar logam mulia di awal Februari.

Bagi masyarakat yang sempat melakukan aksi borong saat harga "diskon" kemarin, nilai aset mereka telah melonjak lebih dari 3 persen hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Meskipun kembali naik, harga saat ini dinilai masih cukup kompetitif jika dibandingkan dengan puncak rekor pekan lalu yang sempat menembus angka 3,1 juta.

Para pakar keuangan mengingatkan agar investor tidak terjebak dalam kepanikan beli (fear of missing out) dan menyarankan untuk tetap berpegang pada rencana investasi jangka panjang.

Bagi yang berencana melakukan transaksi hari ini, disarankan untuk segera datang ke butik emas terdekat karena perubahan harga yang sangat dinamis dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.

Berdasarkan data pasar logam mulia pada awal tahun 2026, tren harga emas menunjukkan volatilitas yang menarik dengan kecenderungan bullish (menguat) di tengah dinamika ekonomi global.

Pergerakan Harga: Mengalami kenaikan bertahap dengan rata-rata pertumbuhan 3-5% dalam 30 hari terakhir.

Sentimen Utama: Ketidakpastian geopolitik di beberapa kawasan dan spekulasi kebijakan suku bunga bank sentral global.

Harga Lokal (Antam): Terkerek naik mengikuti harga spot dunia, seringkali menembus level psikologis baru akibat pelemahan nilai tukar rupiah.

Aset Aman (Safe Haven): Adanya isu virus baru (seperti isu Virus Nipah yang menjadi perhatian riset kesehatan) dan ketidakpastian ekonomi membuat investor mengalihkan aset dari pasar saham ke emas.

Inflasi Global: Meskipun ada upaya efisiensi anggaran di berbagai negara, ekspektasi inflasi tetap tinggi, menjaga daya tarik emas sebagai lindung nilai (hedging).

Permintaan Domestik: Di Indonesia, permintaan emas batangan tetap stabil sebagai instrumen investasi jangka panjang yang dianggap paling aman di awal tahun.

Para analis memperkirakan emas akan menguji titik resistansi baru jika kondisi geopolitik tidak kunjung stabil. Namun, perlu diwaspadai adanya potensi profit taking (aksi ambil untung) oleh investor besar yang bisa menyebabkan koreksi harga sementara.

Editor : Kimda Farida
#EMAS #Investor #harga #Keuangan #antam #pasar global