LombokPost--PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IDX: ISAT) mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025, dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 12,2% year-on-year (yoy).
Perseroan juga membukukan pertumbuhan pendapatan yang kuat hingga Rp56,5 triliun, memperkuat fondasi untuk memasuki tahun 2026 dengan momentum positif.
Dalam rilis kinerjanya, Indosat mengungkap bahwa pendapatan pada kuartal IV-2025 tumbuh 9 persen quarter-on-quarter (qoq) menjadi Rp15,36 triliun.
Capaian ini didukung oleh peningkatan EBITDA sebesar 12 persen yoy menjadi Rp26,6 triliun, yang tumbuh lebih cepat dari pendapatan, menunjukkan fundamental keuangan yang sehat.
Salah satu pencapaian kunci Indosat adalah pertumbuhan Average Revenue Per User (ARPU) yang progresif mencapai Rp44 ribu.
Peningkatan ini didorong oleh strategi personalisasi layanan berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dan fokus pada penguatan pengalaman pelanggan.
"Pertumbuhan ARPU yang progresif didorong oleh personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus kami yang konsisten dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang luar biasa," ujar Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.
Indosat terus memperluas jangkauan layanan unggulannya:
-
Layanan 5G dan Fixed Wireless Access (FWA) "HiFi Air" kini telah tersedia di 24 kota di Indonesia.
-
Basis pelanggan Home Broadband (HBB) telah mencapai sekitar 400.000 pelanggan di akhir 2025.
-
Meluncurkan fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection untuk meningkatkan keamanan digital pelanggan.
Berlandaskan kinerja 2025 yang kuat, Indosat berkomitmen untuk mempercepat transformasi digitalnya. Strategi ke depan akan berfokus pada:
- Investasi disiplin dalam infrastruktur dan teknologi.
- Integrasi AI dalam operasional dan layanan pelanggan.
- Penguatan ekosistem digital yang tangguh dan inklusif.
Dengan fondasi kinerja yang solid dan strategi transformasi berbasis AI, Indosat Ooredoo Hutchison diposisikan dengan baik untuk terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dan mempertahankan momentum pertumbuhannya di tahun 2026.
Editor : Kimda Farida