Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,3 miliar. Kenaikan tersebut menegaskan komitmen bank syariah ini dalam memperkuat peran sosial dan pemberdayaan masyarakat di NTB.
Penyaluran zakat dilakukan melalui Baznas Provinsi NTB, Baznas Kota Mataram, LAZ DASI NTB, serta LAZ MIM Foundation. Penyerahan simbolis berlangsung di kantor pusat Bank Dinar, Rabu (11/2).
Zakat diterima langsung Wakil Ketua I Baznas Provinsi NTB TGH Lalu Abdul Muhyi Abidin, Ketua Baznas Kota Mataram H Djaswad, Direktur Utama LAZ DASI NTB Tarsito, serta Ketua MIM Foundation Romi Saefuddin.
Wakil Ketua I Baznas Provinsi NTB TGH Lalu Abdul Muhyi Abidin mengapresiasi konsistensi Bank Dinar. Meski memiliki lembaga amil zakat sendiri, yakni MIM Foundation, Bank Dinar tetap menggandeng Baznas dalam pendistribusian.
“Ini sangat bagus. Bank Dinar tetap menjalin kerja sama dengan Baznas untuk mendistribusikan zakat kepada para mustahik,” ujarnya.
Menjelang Ramadan, zakat yang dihimpun akan difokuskan pada program konsumtif berupa bantuan pangan. Sasaran utamanya wilayah terpencil, termasuk 106 desa tertinggal di NTB.
“Penyaluran akan difokuskan ke wilayah-wilayah terpencil,” jelasnya.
Dorong Mustahik Jadi Mandiri
Direktur Utama Bank Dinar Mustaen menegaskan, zakat Rp 1,6 miliar tersebut murni zakat perusahaan dan tidak termasuk program CSR.
“Ini murni zakat perusahaan, di luar program CSR,” tegasnya.
Menurutnya, zakat idealnya tidak berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi agar mustahik bisa mandiri. Salah satu program unggulan yang telah berjalan adalah Pojok UMKM.
Lewat skema ini, penerima zakat didorong menjadi pelaku usaha produktif. Bahkan, ada yang kini bertransformasi menjadi donatur.
“Dulu mereka penerima zakat, sekarang sudah menjadi pendonor. Itu skema yang bagus,” katanya.
Bank Dinar mengusung prinsip hasil usaha dari daerah untuk daerah. Karena itu, sebagian besar zakat difokuskan di wilayah NTB. Pengecualian diberikan untuk bantuan kemanusiaan nasional dan internasional seperti Aceh dan Palestina melalui MIM Foundation.
Melalui MIM Foundation, Bank Dinar menjalankan tujuh pilar program meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, dan lingkungan. Dalam waktu dekat, kepedulian terhadap kebersihan kota juga akan diperkuat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Editor : Marthadi