LombokPost - Kabar mengejutkan bagi para investor logam mulia di penghujung pekan.
Setelah sempat stagnan tanpa perubahan kemarin, harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini, Jumat, 13 Februari 2026, terpantau merosot signifikan.
Berdasarkan data terbaru pada pukul 08:27 WIB, harga emas mencatatkan penurunan sebesar Rp 43.000 per gram.
Koreksi ini membawa harga emas Antam ke level Rp 2.904.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya di angka Rp 2.947.000.
Penurunan di hari Jumat ini sering kali dianggap sebagai angin segar bagi masyarakat yang ingin melakukan aksi beli untuk tabungan jangka panjang sebelum libur akhir pekan.
Fluktuasi yang kembali tajam ini menunjukkan bahwa pasar emas masih sangat dinamis dan dipengaruhi oleh sentimen ekonomi global serta penguatan nilai tukar rupiah.
Bagi yang sedang memantau untuk melakukan investasi, area Rp 2,9 juta merupakan level yang cukup menarik untuk melakukan akumulasi.
Namun, mengingat pergerakan harga yang bisa berubah ratusan ribu dalam hitungan hari, strategi "cicil beli" tetap menjadi rekomendasi utama para pakar keuangan agar mendapatkan harga rata-rata yang ideal.
Segera kunjungi butik emas terdekat atau pantau aplikasi resmi untuk mengamankan stok sebelum terjadi perubahan harga kembali di perdagangan berikutnya.
Investasi emas sangat Diminati karena memang memiliki pertimbangannya.
Aset Aman (Safe Haven): Saat pasar saham anjlok atau terjadi konflik dunia, harga emas cenderung naik karena orang merasa lebih aman memegang barang fisik berharga.
Likuiditas Tinggi: Emas adalah "uang internasional". Bisa menjualnya kapan saja dan di mana saja di seluruh dunia untuk mendapatkan uang tunai secara instan.
Tahan Inflasi: Nilai uang kertas bisa turun karena kenaikan harga barang, tetapi emas cenderung mempertahankan daya belinya dalam jangka panjang.
Modal Fleksibel: Sekarang investasi emas tidak harus langsung 1 kg. Bisa mulai dari gramasi kecil seperti 0,5 gram atau melalui tabungan emas digital.
Editor : Kimda Farida