Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Budaya Menabung Warga NTB Tumbuh Positif, Simpanan Mencapai Rp 50,8 Triliun  

Geumerie Ayu • Selasa, 10 Maret 2026 | 16:40 WIB

 

Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S Hidayat
Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S Hidayat
LombokPost – Kesadaran pengelolaan keuangan masyarakat NTB menunjukkan tren peningkatan  yang positif.

Hal ini terlihat dari budaya menabung di lembaga perbankan yang melonjak drastis. Bahkan berhasil melampaui capaian banyak provinsi lain di Indonesia.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat perkembangan yang sangat menggembirakan. Berdasarkan data terbaru hingga Januari 2026, jumlah rekening nasabah di NTB melesat naik empat peringkat secara nasional.

Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S Hidayat membeberkan, NTB kini berada di peringkat 13.

Naik empat tingkat dari sebelumnya di posisi 17 dari 38 provinsi di Indonesia pada September 2025 lalu.

“Capaian ini merupakan lompatan besar. Ini drastis sekali,” ujarnya.

Secara kuantitas, total rekening di NTB kini menyentuh angka 10 juta rekening dengan nilai simpanan Rp 50,8 triliun.

Pertumbuhan jumlah rekening ini mencatatkan growth yang cukup besar, hampir 8 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kenaikan peringkat ini searah dengan membaiknya Indeks Penabung Konsumen secara nasional. Meningkat 3,8 persen, dari level 83,4 menjadi 91,9.

Bambang menjelaskan, fenomena di NTB merefleksikan kombinasi antara kemauan dan kemampuan masyarakat dalam menyisihkan penghasilan.

"Alhamdulillah, indeks kemampuan menabung maupun indeks menabung sendiri mengalami penguatan. Di NTB, modal ini akan menjadi pendorong penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk membantu pergerakan ekonomi daerah," jelasnya.

Baca Juga: Tembaga Dominasi Ekspor NTB di Awal Tahun 2026

Dari sisi sebaran, simpanan masyarakat NTB masih didominasi oleh nasabah kecil. Sebanyak 99,46 persen rekening berada di tiering atau kelompok simpanan di bawah Rp 100 juta.

Sementara dari sisi nominal, porsi terbesar disumbang kelompok simpanan di atas Rp 5 miliar sebesar 37,5 persen dan kelompok di bawah Rp 100 juta sebesar 24 persen.

LPS juga memberikan jaminan ketenangan bagi para nasabah di NTB. Cakupan penjaminan simpanan di wilayah ini tercatat sangat tinggi. Bahkan melampaui rata-rata nasional untuk kategori bank umum.

Hampir seluruh simpanan di NTB, atau sekitar 99,99 persen, masuk dalam kategori yang dijamin penuh LPS.

Sebab simpanan berada di bawah plafon Rp 2 miliar sesuai syarat 3T (Tercatat, Tidak ikut menyebabkan bank bangkrut, dan Tingkat bunga tidak melebihi penjaminan).

"Untuk bank umum di NTB, cakupannya 99,99 persen, ini termasuk yang paling tinggi. Sementara untuk BPRS berada di angka 99,97 persen, setara dengan rata-rata nasional. Artinya, warga NTB tidak perlu khawatir karena hampir seluruh uangnya di bank sudah diproteksi oleh LPS," tandas Bambang.

Editor : Kimda Farida
#investasi #budaya menabung #simpanan #Ekonomi #perbankan #NTB #lps