Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

73.620 Tabung Elpiji Dipasok ke NTB

Geumerie Ayu • Senin, 6 April 2026 | 13:10 WIB
DISTRIBUSI PASOKAN: Petugas Pertamina yang tengah menyalurkan pasokan tambahan tabung elpiji 3 kg ke NTB, baru-baru ini. (PERTAMINA FOR LOMBOK POST)
DISTRIBUSI PASOKAN: Petugas Pertamina yang tengah menyalurkan pasokan tambahan tabung elpiji 3 kg ke NTB, baru-baru ini. (PERTAMINA FOR LOMBOK POST)

LombokPost - Mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur panjang 3-5 April, PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan Elpiji di NTB.

Penambahan stok mencapai 49 persen atau setara dengan 73.620 tabung di atas rata-rata penyaluran harian normal.

Area Manager Communication Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi menegaskan, seluruh infrastruktur distribusi dalam kondisi siaga penuh dengan stok yang sangat mencukupi.

 Baca Juga: Mudik NTB 2026 Sukses Besar! Konsumsi Avtur Melonjak 27 Persen, Ternyata Ini Rahasia Pertamina Jaga Stok Tetap Aman

"Kami sudah memitigasi lonjakan permintaan melalui penyaluran fakultatif di luar jadwal reguler agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala," jelas Ahad.

Pertamina menyiagakan personel untuk memantau kelancaran distribusi.

Selain itu, juga melakukan skema build up stock pada SPBU-SPBU yang berada di jalur strategis dan daerah tujuan wisata.

 Baca Juga: Libur Paskah Aman! Pertamina Patra Niaga Tambah 73 Ribu LPG 3 Kg di NTB, Warga Diminta Tak Panic Buying

Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran sektor transportasi yang diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas.

Tak hanya soal kuantitas, Pertamina juga memperketat pengawasan pada aspek kualitas.

Pengecekan rutin fasilitas dilakukan untuk memastikan setiap liter BBM yang diterima konsumen sesuai dengan takaran dan mutu standar.

 Baca Juga: Heboh Isu BBM Naik 1 April, Pertamina Buka Suara: Ini Faktanya!

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok energi dalam kondisi aman terkendali," tambah Ahad.

Di sela-sela penguatan stok, Pertamina kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya penggunaan Elpiji sesuai peruntukan.

Elpiji 3 kg merupakan produk bersubsidi yang dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu. Sedangkan bagi kalangan ekonomi mampu dan pelaku usaha skala besar, diimbau untuk menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas.

Bagi masyarakat yang menemukan kendala layanan atau ingin melakukan pengaduan terkait ketersediaan energi, Pertamina menyediakan layanan pengaduan melalui Pertamina Contact Center di nomor 135. (fer/r6)

Editor : Redaksi
#stok #pasokan #elpiji #pertamina #NTB