Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pangkas Rantai Tengkulak hingga Hapus Rentenir, Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Merah Putih 'Panglima' Ekonomi Desa

Nurul Hidayati • Selasa, 7 April 2026 | 21:31 WIB
SIAP BEROPERASI: Salah satu gerai KDKMP yang sudah rampung dan siap beroperasi di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)
SIAP BEROPERASI: Salah satu gerai KDKMP yang sudah rampung dan siap beroperasi di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST

LombokPost - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendorong program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen tempur baru memperkuat rantai pasok nasional.

Langkah strategis ini dirancang untuk memotong mata rantai distribusi yang panjang, menekan ekonomi biaya tinggi.

Termasuk memastikan nilai tambah ekonomi dinikmati langsung oleh rakyat di akar rumput.

Baca Juga: Diskop UKM NTB Dukung Penguatan SDM Pengurus Kopdes Melalui Pelatihan Kompetensi di Kota Mataram

Perang Melawan Tengkulak dan Harga Tinggi

Dalam penegasannya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa KDKMP memperpendek jalur distribusi komoditas pangan.

Nantinya, petani, peternak, dan nelayan dapat memasok produk mereka langsung ke koperasi tanpa harus melalui perantara atau tengkulak.

Baca Juga: Ahmad Masyhuri Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas SDM Koperasi Sebagai Fondasi Berkembangnya Gerakan Kopdes

"Kita pendekkan rantai distribusi agar ketergantungan pada perantara berkurang. Ini adalah kunci untuk menekan harga di tingkat konsumen sekaligus meningkatkan pendapatan produsen di desa," tegas Presiden.

Tak hanya pasar domestik, pemerintah juga berencana mempermudah regulasi ekspor langsung dari daerah.

Pelabuhan dan bandara akan dibuka aksesnya bagi produk desa yang kompetitif, sehingga potensi lokal bisa langsung menembus pasar internasional tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.

Baca Juga: 9 Desa di Lombok Utara Siap Bangun Gedung dan Gerai Kopdes Merah Putih, 34 Desa Terhambat Aset

Hapus Praktik Rentenir dengan Super Micro Financing

Salah satu poin krusial dalam misi KDKMP adalah pemberdayaan sosial-ekonomi melalui fasilitas super micro financing.

Program ini dihadirkan khusus untuk menyapu bersih praktik rentenir yang selama ini menjerat pelaku usaha kecil dengan bunga mencekik.

Visi Indonesia Incorporated

Presiden juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Pengelola Investasi Danantara yang mampu menghasilkan efisiensi hingga empat kali lipat dalam waktu singkat. Ke depan, target return on asset dipatok lebih dari tujuh persen melalui pengelolaan yang akuntabel.

Presiden menekankan pentingnya sinergi dalam konsep Indonesia Incorporated. "Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat, tarik yang lemah. Semua elemen ekonomi dari skala besar hingga ultra-mikro harus bekerja sama secara sinergis untuk kebangkitan Indonesia," pungkasnya.

Editor : Redaksi
#Efisiensi Fiskal #Presiden Prabowo #Ekonomi Kerakyatan #Dana Desa #KOPERASI MERAH PUTIH