Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sopir Truk Protes QR Code BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Buka 147 Helpdesk di Jatim

Kimda Farida • Kamis, 30 April 2026 | 12:25 WIB

 

 

Petugas melayani sopir truk dalam proses verifikasi ulang QR Code BBM subsidi di SPBU Jawa Timur. Pertamina Patra Niaga membuka 147 helpdesk guna mengatasi kendala teknis dan memastikan distribusi energi tetap lancar dan tepat sasaran.
Petugas melayani sopir truk dalam proses verifikasi ulang QR Code BBM subsidi di SPBU Jawa Timur. Pertamina Patra Niaga membuka 147 helpdesk guna mengatasi kendala teknis dan memastikan distribusi energi tetap lancar dan tepat sasaran.

 LombokPost--Program Subsidi Tepat berbasis QR Code kembali jadi sorotan.

 Sejumlah sopir truk di Jawa Timur mengeluhkan kendala teknis saat mengakses BBM subsidi, mulai dari barcode tak terbaca hingga data kendaraan yang bermasalah.

Menanggapi hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus langsung bergerak cepat. Dalam pertemuan pada Rabu (29/4), perusahaan menampung berbagai aspirasi sopir yang terdampak penerapan sistem digital tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa evaluasi dan pemutakhiran data terus dilakukan demi memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

“Penggunaan QR Code ini merupakan kebijakan pemerintah agar distribusi BBM subsidi seperti Biosolar dan Pertalite benar-benar diterima pihak yang berhak,” ujarnya.

Baca Juga: Jaringan Penjual Emas Palsu Digulung 

Namun di lapangan, tak sedikit sopir yang mengaku kesulitan.

Sistem disebut kerap mendeteksi “anomali transaksi”, seperti pengisian dalam jumlah besar atau berpindah-pindah SPBU dalam waktu singkat.

Akibatnya, QR Code mereka diblokir sementara dan harus melalui proses verifikasi ulang.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pertamina membuka 147 helpdesk di seluruh Jawa Timur.

Fasilitas ini ditujukan untuk mempercepat aktivasi ulang QR Code agar sopir tetap bisa beroperasi tanpa hambatan distribusi.

Data terbaru menunjukkan, dari 119 kendaraan yang melakukan pendaftaran ulang, sekitar 73,1 persen atau 87 kendaraan sudah berhasil mengaktifkan kembali QR Code mereka.

Sementara 32 kendaraan lainnya masih terkendala, dengan masalah utama seperti nomor polisi belum terdaftar, QR Code terhapus, hingga kesalahan data kendaraan.

Pertamina pun mengimbau masyarakat segera memperbarui data kendaraan sesuai dokumen resmi. Proses pendaftaran diklaim sederhana agar akses terhadap BBM subsidi tetap lancar.

Baca Juga: Di Tengah Isu Dualisme, PBB NTB di Bawah Nadirah Merapat ke Kubu Yuri

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya besar Pertamina untuk menghadirkan distribusi energi yang lebih adil, transparan, dan tepat sasaran—tanpa mengorbankan kelancaran aktivitas ekonomi, khususnya sektor logistik.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs resmi Subsidi Tepat atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Editor : Kimda Farida
#Subsidi Tepat #QR Code BBM #biosolar #pertamina patra niaga #BBM Subsidi