LombokPost – Setelah mencatatkan keberhasilan dalam budidaya cabai, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat kini melakukan diversifikasi komoditas dengan memanfaatkan lahan produktif seluas 0,9 hektare untuk penanaman edamame.
Langkah ini diambil karena edamame dinilai memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta prospek pasar yang sangat menjanjikan di wilayah Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya.
Program penanaman edamame ini merupakan bagian integral dari pembinaan berbasis keterampilan kerja yang melibatkan langsung para warga binaan.
Tujuan utamanya bukan sekadar produktivitas lahan, melainkan pembekalan kemampuan teknis yang dapat menjadi modal kemandirian bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana mereka.
Baca Juga: Dapur D’Rice, Nasi Puyung Viral Porsi Kuli di Mataram
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Irfan Diansyah, menjelaskan pemilihan edamame adalah strategi untuk memastikan lahan tetap produktif sepanjang tahun.
Langkah strategis pemilihan edamame didasarkan pada durasi masa tanam yang relatif singkat jika dibandingkan dengan jenis komoditas pertanian lainnya.
Upaya optimalisasi lahan seluas 0,9 hektare ini dilakukan dengan segera memulai penanaman pasca panen cabai selesai agar lahan tidak menjadi tidak produktif atau menganggur.
Selain itu, para warga binaan diberikan pendampingan dan bimbingan teknis secara intensif.
Baca Juga: Pecinta Drakor Merapat! Ini 7 Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang Mei 2026
Mencakup seluruh tahapan mulai dari pengolahan tanah hingga teknik perawatan tanaman demi memastikan hasil panen yang diperoleh optimal dan memenuhi standar pasar.
Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat M Fadli menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui inovasi pembinaan yang nyata.
Menurutnya, diversifikasi ke tanaman edamame membuka peluang kolaborasi dengan pihak ketiga untuk pengembangan dan pemasaran hasil pertanian.
"Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat," ujar Fadli.
Baca Juga: Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Segera Cair, Cek Status SIKS-NG
Dia menambahkan, program ini menitikberatkan pada proses pembinaan yang produktif guna menciptakan individu yang mandiri dan berdaya guna.
Editor : Akbar Sirinawa