LombokPost - ASUS kembali mengguncang kasta tertinggi laptop komersial dengan meluncurkan ASUS ExpertBook Ultra.
Tidak tanggung-tanggung, pabrikan asal Taiwan ini menyematkan label berani: "The Flagship of the Industry. Period."
Laptop ini bukan sekadar alat kerja, melainkan mesin komputasi AI heterogen yang dirancang untuk memutus rantai kompromi antara bobot ringan dan performa ekstrem.
Dalam ajang peluncuran yang dihadiri para petinggi industri teknologi dunia.
Co-CEO ASUS, S.Y. Hsu, menegaskan bahwa perangkat ini adalah jawaban untuk masa depan dunia kerja.
"Kami merancang mesin bertenaga AI yang mampu berpikir secepat pemimpin bisnis, dikemas dalam desain yang mencerminkan elegansi tanpa kompromi," ujarnya dalam keynote speech pembuka.
Baca Juga: ASUS Luncurkan Expert P Series: Solusi Komputasi Bisnis Tangguh Berbasis AI untuk Era Kerja Hybrid
Ringan Namun "Buas"
Daya tarik utama ExpertBook Ultra terletak pada sasis magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan yang hanya berbobot 0,99 kg.
Meski tipis, permukaannya dilapisi Nano Ceramic Technology dengan kekerasan 9H lima kali lebih tangguh dari standar industri.
Baca Juga: ASUS Zenbook DUO, Laptop Terbaik di 2024 Segera Hadir di Indonesia
Di balik bodinya yang ramping, tersembunyi "jantung" mekanis yang luar biasa.
Ditenagai Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan teknologi termal ExpertCool Pro, laptop ini mampu mempertahankan performa CPU di angka 50W secara stabil tanpa throttling.
Hebatnya, grafis terintegrasi Intel Arc B390 miliknya diklaim mampu mengungguli performa NVIDIA RTX 4050 (30W TGP).
Kecepatan Data yang Mengguncang Benchmark
ASUS juga menaikkan standar penyimpanan dengan menyematkan PCIe Gen5 x4 SSD. Kecepatannya tidak main-main, mencapai 14.090 MB/s atau lima kali lebih cepat dibandingkan SSD Gen4 standar. Kecepatan ini dipadukan dengan bandwidth memory 9600MT/s, memastikan aplikasi bisnis berbasis AI yang kompleks berjalan tanpa hambatan.
Global Account Sales Director Intel APJ, Simon Chan, menambahkan bahwa sinergi ini memungkinkan NPU terbaru menghasilkan performa hingga 50 TOPS. "Ini memastikan profesional memiliki tenaga pemrosesan untuk menjalankan AI dengan efisiensi tinggi," jelasnya.
Audio-Visual dan AI Kelas Enterprise
Untuk urusan visual, ASUS memboyong layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED yang memukau. Layar ini memiliki tingkat kecerahan puncak 1.400 nits namun 40% lebih hemat daya. Pengalaman imersif diperlengkap dengan sistem audio spasial Dolby Atmos 6-speaker.
Dari sisi perangkat lunak, integrasi Microsoft Copilot+ dan suite MyExpert AI memungkinkan pengguna melakukan transkripsi rapat hingga pencarian dokumen berbasis RAG langsung di perangkat. "Hal ini memastikan latensi nol dan perlindungan data sensitif korporasi," kata Lee Edgerton dari Microsoft Asia.
Gaya Hidup Dinamis
Gita Wirjawan, Brand Ambassador ASUS Commercial Business Indonesia, menyoroti sisi mobilitas. Dengan baterai 70Wh yang bertahan hingga 26 jam, serta kemampuan isi daya kilat (15 menit untuk 6 jam kerja), laptop ini menjadi rekan ideal bagi eksekutif yang sering berpindah negara.
Dengan keamanan bersertifikasi NIST SP 800-193 yang tak tertembus dan autentikasi biometrik ganda, ASUS ExpertBook Ultra secara sistematis telah melenyapkan kata "kompromi" dalam kamus laptop bisnis. Bagi para pakar IT dan eksekutif C-Level, ini adalah standar baru yang sulit ditandingi.
Editor : Redaksi Lombok Post Online