Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sambut Harkitnas 2026, Pertamina Bangkitkan Kejayaan Kopi Sembalun hingga Tembus Penghargaan Dunia

Kimda Farida • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:39 WIB
Perwakilan Pertamina Patra Niaga bersama kelompok tani LUNACO menanam bibit kopi Typica Arabica khas Sembalun di Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur, dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Perwakilan Pertamina Patra Niaga bersama kelompok tani LUNACO menanam bibit kopi Typica Arabica khas Sembalun di Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur, dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026.

 LombokPost--Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimanfaatkan PT Pertamina Patra Niaga untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat lereng Gunung Rinjani melalui program pemberdayaan petani kopi di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk LUNACO (Sembalun Agro Coffee), Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Ampenan kini memasuki fase exit strategy atau tahap menuju kemandirian penuh kelompok tani.

Program yang dimulai sejak 2022 tersebut berhasil menghidupkan kembali kopi Typica Arabica khas Sembalun yang sempat meredup.

Tidak hanya fokus pada budidaya, LUNACO juga berkembang menjadi pusat pengolahan kopi modern hingga destinasi eduwisata berbasis masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum tepat untuk merefleksikan kemandirian masyarakat desa.

“Hari Kebangkitan Nasional adalah simbol pergerakan menuju kemandirian. Melalui program LUNACO yang kini memasuki tahap exit strategy, Pertamina Patra Niaga ingin memastikan masyarakat Desa Sembalun Bumbung tidak hanya bangkit secara ekonomi, tetapi juga berdaya secara berkelanjutan,” ujar Ahad, Selasa (20/5/2026).

Baca Juga: BREAKING NEWS! Ratusan Karyawan Alfamart Lombok Tengah Gedor Kantor Bupati Hari Ini

Menurutnya, program tersebut tidak sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi membangun ekosistem ekonomi desa berbasis potensi lokal dan pelestarian lingkungan.

Pertamina juga menggabungkan konsep konservasi alam melalui penyelamatan varietas langka Typica Arabica dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat ekonomi sirkular dan pengembangan desa wisata kopi.

“Dengan penguatan branding dan pembukaan eduwisata kopi, kami optimistis LUNACO mampu menjadi motor penggerak desa wisata mandiri di NTB,” tambahnya.

Perjalanan LUNACO sendiri terbilang impresif. Setelah memperkuat kelembagaan kelompok pada 2022, program berlanjut dengan pengembangan budidaya kopi Typica Arabica pada 2023, penerapan teknologi tepat guna pada 2024, hingga pengembangan eduwisata kopi pada 2025.

Keberhasilan tersebut membuat LUNACO menjadi lokasi benchmark sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Mataram, Universitas Nahdlatul Ulama NTB, dan Universitas Pendidikan Mandalika.

Tak hanya itu, program ini juga sukses meraih berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari PROPER Hijau berturut-turut pada 2024 dan 2025, Gold di ajang ENSIA, hingga penghargaan internasional Platinum pada Asian Impact Awards 2025 dan Gold di The International CSR Excellence Award 2025.

Ketua Kelompok Tani Sembalun Agro LUNACO Coffee, Sulman, mengaku program pendampingan Pertamina membawa perubahan besar bagi masyarakat desa.

“Kehadiran Pertamina sejak 2022 membangkitkan kami dari keterpurukan. Sekarang kami sudah mampu mengolah kopi sendiri, membangun branding modern melalui produk LUNACO, bahkan membuka eduwisata kopi yang mulai dikenal di NTB,” katanya.

Ia menyebut program tersebut menjadi titik balik kebangkitan ekonomi keluarga para petani kopi di Sembalun.

Baca Juga: Cuma Rp 4 Jutaan, Redmi Note 15 Pro 5G Tawarkan Desain Premium dan Performa Kelas Atas

Ke depan, sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan LUNACO sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis eco-tourism yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia.

Editor : Kimda Farida
#kopi sembalun #LUNACO #Kopi Arabica #pertamina patra niaga