LombokPost – Badan Pusat Statistik (BPS) NTB melakukan rekrutmen 5.210 mitra Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Proses rekrutmen mitra pendataan lapangan ini dirancang secara terbuka, transparan, dan berbasis sistem digital.
Para petugas terpilih nantinya akan mengemban tugas sebagai garda terdepan pengumpulan data selama kurang lebih dua setengah bulan. Pendataan menyasar sektor rumah tangga hingga para pelaku usaha.
Baca Juga: Perbankan NTB Sebaiknya Pacu Kredit UMKM
Kepala BPS NTB Wahyudin menegaskan, standardisasi perekrutan tidak semata-mana mencari peserta dengan capaian nilai tes tertinggi.
BPS menerapkan pendekatan yang lebih komprehensif, mencari figur paling adaptif dengan kondisi geografis tugasnya.
“Kami sedang mencari orang yang tepat untuk wilayah yang tepat,” tegas Wahyudin.
Baca Juga: Kabar Baik, Optimisme Konsumen NTB Tetap Terjaga
Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Sobat BPS maupun portal resmi mitra.bps.go.id.
Pada tahap awal, calon mitra melengkapi profil diri, serta informasi mengenai kemampuan dan sarana pendukung yang dimiliki.
Setelah melewati verifikasi administrasi dokumen, para peserta diwajibkan mengikuti tes kompetensi secara daring.
Baca Juga: Keterbatasan Alat dan Personel, Api di Savana Propok Rinjani Belum Berhasil Dipadamkan
Wahyudin memastikan tidak ada celah bagi praktik kecurangan atau jalur khusus dalam perekrutan ini.
Meski nilai tes kompetensi menjadi indikator penting, faktor sebaran kewilayahan dan kedekatan domisili dengan lokasi tugas menjadi variabel penentu kelulusan.
SE2026 akan memotret aktivitas usaha hingga level desa dan kelurahan.
Petugas yang memahami karakteristik sosiologis serta topografi lokal dinilai jauh lebih efektif dalam membangun komunikasi dengan responden. Meminimalisir penumpukan petugas di satu wilayah saja.
Baca Juga: Ekonomi NTB Menggeliat, Pajak Tembus Rp 886 Miliar
Di saat bersamaan, BPS NTB juga menjaring mitra tambahan melalui mekanisme serupa.
Penjaringan ini diproyeksikan sebagai basis data calon mitra statistik yang siap dimobilisasi untuk mendukung berbagai agenda survei sektoral BPS lainnya di masa depan.
Editor : Akbar Sirinawa