Indosat Cetak Lonjakan Trafik Data 30,8 Persen di Bali Nusra, Jaringan 5G Jadi Motor Pertumbuhan

Kimda Farida • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB
Vikram Sinha President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison (kiri), Reski Damayanti Dir & Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison (tengah), Muhammad Buldansyah Dir & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison (kanan)
Vikram Sinha President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison (kiri), Reski Damayanti Dir & Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison (tengah), Muhammad Buldansyah Dir & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison (kanan)

LombokPost--Wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Bali Nusra) menjadi salah satu motor pertumbuhan bisnis PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) pada semester pertama 2026.

Kawasan ini mencatat lonjakan trafik data hingga 30,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tertinggi di kawasan Jawa-Bali.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspansi jaringan yang semakin luas, terutama melalui penguatan lebih dari 8.100 BTS 4G serta percepatan pembangunan jaringan 5G yang kini telah menjangkau lebih dari 620 BTS di wilayah Bali Nusra.

Penguatan infrastruktur digital itu tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan, tetapi juga memperluas akses internet hingga ke wilayah kepulauan dan pedesaan yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas.

Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari strategi Indosat dalam menghadirkan layanan digital yang lebih merata sekaligus mempercepat transformasi digital di kawasan timur Indonesia.

Selain memperluas jaringan, Indosat juga menjalankan program Desa Terkoneksi yang telah menjangkau sekitar 150 desa di Bali dan Nusa Tenggara.

Baca Juga: Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit, AI Jadi Mesin Baru Pendongkrak Bisnis

Melalui program ini, masyarakat memperoleh pendampingan digital bersama mitra lokal sehingga mampu memanfaatkan internet untuk berbagai aktivitas produktif, mulai dari pengembangan usaha mikro, pemasaran produk lokal, hingga peningkatan layanan masyarakat.

Kehadiran jaringan berkecepatan tinggi juga memberikan peluang baru bagi masyarakat adat dan wilayah kepulauan untuk terhubung dengan ekosistem ekonomi digital yang lebih luas.

Indosat menilai, pembangunan infrastruktur telekomunikasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas konektivitas, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.

Baca Juga: Indosat Tancap Gas AI Nasional, Bagi Dividen Rp111 per Saham di Tengah Tantangan Ekonomi

Dengan kombinasi jaringan 4G yang semakin kuat, ekspansi 5G, dan program pemberdayaan masyarakat, perusahaan optimistis transformasi digital di Bali Nusra akan terus berkembang sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi jutaan pelanggan.

Ke depan, Indosat berkomitmen melanjutkan perluasan jaringan serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar akses teknologi digital dapat dinikmati hingga ke wilayah-wilayah terluar Indonesia.

Editor : Kimda Farida
Sumber : siaran pers
Indosat Ooredoo Hutchison BTS 4G 5G Bali Nusra indosat