Bagi warga Lombok Barat, Wisata Kuliner Kebon Ayu sudah tak asing lagi. Tempat ini merupakan lokasi favorit bagi keluarga yang ingin bersantai sambil berburu kuliner. Selama Ramadan, Wisata Kuliner Kebon Ayu juga menjadi salah satu tempat ngabuburit asyik pilihan masyarakat Gumi Patut Patuh Patju.
-------------------------------
Sekelompok remaja asyik mengambil gambar dan video menggunakan kamera handphone miliknya. Latar belakang persawahan dengan tanaman padi yang hijau menjadi pilihan spot foto mereka.
Ada juga yang memilih mengambil latar matahari yang hendak terbenam di ufuk barat. Namun angle foto terbaik tentu saja dengan sajian makanan yang siap santap untuk berbuka puasa.
Ya, Ramadan kali ini terasa lebih spesial di Wisata Kuliner Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung. Jika selama Ramadan tahun-tahun sebelumnya wisata kuliner ini tutup, tahun ini wisata kuliner Kebon Ayu dibuka setiap sore sejak 8 Maret lalu. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Bazar Ramadan dengan berbagai rangkaian acara.
Mulai dari acara live music, bazar stand UMKM, serta yang menjadi ciri khas lokasi ini adalah berburu golden melon segar langsung dari pohonnya yang ditanam di lokasi green house. "Tahun ini untuk pertama kalinya kami mengadakan Bazar Ramadan sampai akhir Ramadan nanti untuk menggeliatkan pariwisata desa selama bulan puasa," jelas Ketua Pokdarwis Bidadari Desa Kebon Ayu Rusman Hadi.
Di lokasi Bazar Ramadan ini, pengunjung bisa menikmati aneka menu takjil untuk berbuka. Mulai dari kolak, es teler, hingga jajanan lainnya. Kemudian untuk menu sajian utama, ada ikan bakar, ayam bakar, lalapan, sop bebalung, pelecing kangkung, hingga menu khas kuliner Kebon Ayu yakni Sate Jamur.
Semenjak adanya Bazar Ramadan, Wisata Kuliner Kebon Ayu mendadak mulai menjadi pilihan lokasi ngabuburit. Tak hanya bagi warga Lombok Barat, sejumlah warga dari kabupaten kota lain juga datang ke lokasi ini.
Pemandangan persawahan yang hijau dekat perbukitan Desa Kebon Ayu. Suasana menunggu waktu berbuka menjadi tak terasa dengan keindahan pemandangan di lokasi wisata kuliner ini. Momen matahari terbenam dengan view hijau persawahan tak ingin dilewatkan para pengunjung.
Selain mengunjungi wisata kuline Kebon Ayu, beberapa dari mereka juga mengunjungi Jembatan Gantung sisa penjajahan zaman Belanda yang tak jauh dari lokasi wisata kuliner ini. Jembatan tersebut juga biasanya menjadi tempat anak muda nongkrong menunggu waktu berbuka tiba. Sayang kondisi jembatan tersebut sekarang sudah mulai rusak sehingga butuh penataan dari pemerintah kabupaten Lobar.
Linda, salah satu pengunjung asal Lombok Tengah mengaku sengaja datang ke wisata kuliner Kebon Ayu untuk ngabuburit bersama teman kerjanya.
"Saya dapat informasi kalau ada Bazar Ramadan di sini dari teman. Makanya kami datang ke sini untuk buka puasa bersama," ujarnya.
Dia mengaku lokasinya yang luas dan pemandangan bagus membuat mereka senang datang ke tempat ini. "Menunya juga banyak pilihan dan enak," tambahya.
Hal yang juga menjadi daya tarik bagi pengunjung adalah merasakan sensasi buah melon segar yang manisnya sudah tak diragukan lagi. Melon ini bisa disantap langsung atau dibuat minuman segar es buah. Dijamin rasanya tidak mengecewakan. Tak heran, sensasi memetik melon yang ditanam secara hidroponik di dalam green house menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata kuliner Kebon Ayu. (HAMDANI WATHONI/r3)
Editor : Pujo Nugroho