GIRI MENANG-Desa Lembar Selatan menjadi gerbang masuk ke Pulau Lombok melalui jalur laut. Di desa ini terdapat Pelabuhan ASDP Lembar yang menghubungkan Pelabuhan Padangbai Bali dengan Pelabuhan Lembar.
Dengan kondisi wabah virus Korona yang meresahkan, Kepala Desa Lembar Selatan Benny Basuki berharap pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Mataram meningkatkan pengawasan.
"Itu fungsi KKP. Paling tidak yang turun dari kapal semua diperiksa, terutama warga asing," ujar Benny kepada Lombok Post.
Ia mengatakan, pengawasan terhadap warga asing yang datang masuk ke Lombok sangat penting. Karena tidak diketahui asal mereka dari mana dan sudah singgah ke mana saja. Sehingga dengan pengecekan kesehatan ketika mereka turun, paling tidak bisa mendeteksi dini. Apakah mereka suspect korona atau tidak.
"Terus terang, kami khawatir. Sementara kita tidak bisa mencegah orang datang ke Lombok (dari Pelabuhan Lembar, Red) karena berdampak pada ekonomi kita," ucapnya.
Sejak pekan lalu, pihak KKP memang sudah mulai menerjunkan tim untuk mengecek kesehatan calon penumpang. Dua orang petugas disiapkan di ruang tunggu atau loket pembelian tiket. Mereka mengecek suhu badan semua calon penumpang kapal yang akan menyeberang ke Pelabuhan Padangbai Bali. Namun dari pantauan Lombok Post, petugas yang ditempatkan hanya memeriksa calon penumpang arah Pelabuhan Padangbai Bali
"Yang naik ke kapal saja yang diperiksa. Karena penumpang yang turun dari kapal sudah diperiksa di Pelabuhan Padangbai Bali," ujar Zulkifli salah seorang petugas.
Namun sejauh ini, belum ada warga yang terindikasi mengidap gejala Korona selama pemeriksaan dilaksanakan. (ton/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post