"Kami ingin euforia kunjungan wisatawan ke NTB bisa berkelanjutan sehingga semua hal perlu diatur," kata anggota Komisi III DPRD NTB Munawir Haris, Senin (14/2/2022).
Munawir menyebut, memang ini adalah bisnis, terlebih daerah sudah lama vakum akibat pandemi Covid-91. Namun perlu dipertimbangkan agar tidak ada muncul suara-suara sumbang yang kapok datang ke NTB akibat mahalnya harga kamar hotel.
"Saya mendorong Pak Gubernur untuk membuat Pergub sebagai batasan harga kamar hotel, saya lihat juga semua travel agent ini memiliki paket-paket pariwisata untuk gelaran MotoGP," tambah politisi PAN ini.
Jika harga kamar ini tidak diintervensi, kata dia, bisa berdampak negatif. Parahnya, NTB bisa menjadi penonton di daerah sendiri. Sehingga pihaknya sangat mendorong konsep pariwisata berkelanjutan.
"Mau ramai atau tidak, sewajarnya saja soal harga kamar," cetus Cawing, sapaannya.
Menyinggung soal kesiapan Lobar menyambut event MotoGP, diakui ada beberapa hal yang harus dibenahi. Mulai dari penerangan jalan di kawasan Senggigi termasuk perbaikan jembatan yang ambruk. Kemudian, kondisi pepohonan sepanjang Bypass BIL jangan sampai menimbulkan korban ketika cuaca memburuk.
"Kita semua daerah siap mendukung dan ikut andil kesuksesan MotoGP. Perlu diingatkan jangan sampai demi event ini semua aji mumpung yang mencari keuntungan besar tapi berdampak sesaat dalam keberlanjutan pariwisata kita," tutupnya. (ewi/r10) Editor : Baiq Farida