Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hubungkan 3 Dusun, Kondisi Jalan Pengendan Sekotong Rusak Parah

Sanchia Vaneka • Jumat, 29 Maret 2024 | 12:15 WIB
RUSAK PARAH : Jalan Dusun Pengendan yang rusak parah akibat tergenang air, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)
RUSAK PARAH : Jalan Dusun Pengendan yang rusak parah akibat tergenang air, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Jalan Pengendan yang menghubungkan tiga dusun di Desa Pelangan, Sekotong rusak parah.

Kondisi tersebut sudah lama terjadi, ditambah lagi musim penghujan dengan intensitas tinggi yang menggerus jalan. 

”Kondisi ini sudah cukup lama terjadi. Jalan rusak membuat masyarakat sedih karena merasa tak diperhatikan,” kata Kepala Dusun Pengendan Desa Pelangan I Wayan Rasta. 

Jalur Pengendan menghubungkan tiga dusun yakni Dusun Gunung Embid, Dusun Pengendan dan Dusun Mecanggah di Desa Pelangan, Sekotong.

Kondisi dengan permukaan berlumpur dan banyak kubangan membuat masyarakat tidak nyaman.

Padahal, jalan tersebut sudah pernah dilewati orang gubernur NTB dan Bupati Lobar Sumiatun. 

Pada 2023 lalu, mantan Gubernur NTB Zulkifliemansyah berjanji akan menjadikan jalan menuju Dusun Pengendan itu sebagai prioritas pembangunan melalui sharing anggaran antara Pemkab Lobar dengan Pemprov NTB. 

Bahkan Bupati Lobar Sumiatun yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Lobar sempat memantau kondisi jalan di dampingi Kepala Dinas PUTR Lobar saat itu.

Namun lagi-lagi, jalan tersebut tidak masuk dalam rencana pembangunan Pemkab Lobar. 

Kadus Pengendan meminta pihak terkait untuk kembali datang dan melihat langsung kondisi jalan sepanjang 3-4 kilometer tersebut. 

”Mari datang langsung dan lihat kondisi jalan kami. Kasihan anak-anak kami yang sekolah dan masyarakat kami yang sakit, ketika musim hujan begini tidak bisa dilewati,” ucapnya. 

Masyarakat Dusun Pengendan juga sempat melakukan perbaikan jalan dengan menggunakan dana swadaya.

Namun, hasil gotong royong tersebut tak bertahan lama.

Karena ketika hujan turun, air deras yang berasal dari gunung kembali menggerusnya. ”Sudah beberapa kali kami gotong royong, namun rusak lagi,” terangnya. 

Terpisah, Kepala Dinas PUTR Lobar,Lalu Winengan mengatakan bahwa untuk wilayah Sekotong, ruas jalan yang nampaknya masuk dalam anggaran adalah jalur menuju kawasan Desa Kedaro dan jalan Pengendan.

Dirinya akan melihat dulu mata anggaran untuk pembangunan ruas jalan dimaksud. 

”Kita lihat dulu mata anggarannya. Nanti saya tanya Kabid Bina Marga. Namun sepertinya ada tahun ini, tapi tak bisa hotmix hanya lapen,” kata Winengan. (chi/r12) 

Editor : Kimda Farida
#Jalan #Lobar #Sekotong