Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dapat DAK Rp 4 miliar, RSUD Tripat Lombok Barat Bakal Tambah Ruang Rawat Inap

Sanchia Vaneka • Sabtu, 20 April 2024 | 10:25 WIB
MENUNGGU: Sejumlah pasien RSUD Tripat sedang mengantri di ruang tunggu untuk check up, beberapa waktu lalu.
MENUNGGU: Sejumlah pasien RSUD Tripat sedang mengantri di ruang tunggu untuk check up, beberapa waktu lalu.

LombokPost - Angka kunjungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Patut Patuh Patju (Tripat) tiap tahunnya meningkat.

Hal ini beriringan dengan pelayanan yang dibuka RSUD semakin banyak. Sehingga, RSUD merencanakan untuk menambah ruang rawat inap. 

”Alhamduluillah untuk pengembangan pelayanan rumah sakit tahun ini kita mendapatkan DAK Rp 4 Miliar. Ini untuk menambah ruang rawat inap yang bisa menampung 30 tempat tidur,” kata Direktur RSUD Patut Patuh Patju dr. Suriyadi. 

Suriyadi menjelaskan jarak tempat tidur di rawat inap harus sesuai standar. Tidak boleh terlalu dekat antar bed.

Penambahan bed ini seiring dengan peningkatan pengunjung ke rumah sakit tersebut.

Sehingga mengantisipasi itu, pihaknya telah merencanakan penambahan ruang rawat inap ini sejak tahun lalu yang diusulkan ke Kemenkes.

”Kita lihat trend peningkatan pengunjung ke rumah sakit ini. Lalu kami usulkan ke Kemenkes dan dapat,” jelasnya. 

Rencana pembangunan ruang rawat inap tersebut akan dilakukan di area RSUD yang masih kosong.

Diupayakan untuk proses pembangunan bisa segera dilakukan tahun ini agar tahun depan sudah bisa dioperasikan.

Menurut Suriyadi, saat ini sudah dalam proses akhir perencanaan dan asistensi di Dinas PUTR. Dengan target Oktober dan November bangunan ini bisa selesai dikerjakan.

Untuk kebutuhan alat kesehatan rawat inap tersebut, pihaknya akan mengajukan ke pusat. Atau bisa juga didanai dari dana BLUD RSUD. 

Bantuan yang diperoleh dari Kemenkes bukan hanya ruangan rawat inap, RSUD Tripat juga menjadi lokasi prioritas program pemerintah KJSU atau kanker, jantung, stroke, dan uro-nefrologi. Lengkap dengan peralatan kateterisasi jantung (cath lab) dan alat CT scan yang didanai dari DAK. 

”Kita jadi lokasi prioritas program layanan KJSU. Maka pelayanan pemasangan ring jantung bisa dilakukan disini,” terangnya.

Selain itu, bulan ini RSUD juga menargetkan untuk membuka layanan cuci darah atau hemodialisa. Yang rencananya akan dibuka di lantai 4 UGD. Pihaknya melakukan KSO dengan pihak ketiga untuk melayani cuci darah ini. Sebab diakui dana untuk pelayanan ini besar, sehingga dilakukan pola KSO.

”Karena nantinya kita mau divisitasi Kemenkes,” tandasnya. (chi/r12) 

Editor : Rury Anjas Andita
#RS #Lobar #RSUD