LombokPost-Bakal calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Nurul Adha mendapatkan dukungan besar.
Dukungan datang dari keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hakim, Kediri telah merapatkan barisan untuk mengawal LAZADHA pada pilkada Lobar.
”Keduanya adalah santri. Saya yakin dengan doa kita semua pasangan ini akan menang,” kata pimpinan Ponpes Nurul Hakim TGH Muharrar Mahfudz dalam kegiatan silaturrahim keluarga besar Ponpes Nurul Hakim, Kediri, Sabtu (25/5) lalu.
TGH Muharrar Mahfudz mengatakan sudah memberikan restu kepada anaknya, yakni Nurul Adha untuk maju pada pilkada Lobar dan menjadi pasangan politik LAZ.
Tentu, hal tersebut tidak menjadi suatu hal yang mudah untuk dilakukan sera sudah melalui elalui banyak pertimbangan.
”Ini hasil istikharah. Kami ingin Lombok Barat dibangun di atas nilai-nilai Alquran,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, LAZ juga menyampaikan pernyataan sikap dirinya untuk siap maju bersama Nurul Adha dalam pilkada Lobar.
LAZ memprioritaskan tiga sektor utama yang akan jadi fokusnya jika terpilih untuk menjadi bupati.
Pertama, pendidikan tinggi yang harus dirasakan semua penduduk Lobar. Dengan komitmen, LAZADHA akan menyiapkan beasiswa pendidikan untuk seluruh desa di Lobar.
Kedua, LAZADHA akan memperjuangkan anggaran untuk modal usaha ibu-ibu.
Yang terakhir, LAZADHA akan memastikan, pengobatan secara gratis bagi warga Lobar diseluruh pelayanan kesehatan masyarakat.
LAZ dengan percaya diri mengatakan akan segera mendeklarasikan dirinya dengan Nurul Adha. Dengan dukungan dari partai yang disebutnya sudah lebih dari syarat minimum.
Yakni PKS, PKB dan beberapa partai lain yang diyakininya akan ikut mendukung paket LAZADHA ini.
”Insyallah lebih banyak tambahannya (partai pendukung) dari yang sudah. Saya bisa pastikan banyak yang akan ikut dengan kita. Nanti saja, surprise,”ucapnya.
Pria yang juga sebagai Dirut PT AMGM ini menyebutkan alasannya meminang Nurul Adha sebagai pasangan atau wakilnya karena kecocokan antara dirinya dengan Nurul Adha, yang dibangun sudah sejak lama.
”Ada saling melengkapi lah. Mungkin, misalnya saya dianggap strong, beliau yang lebih soft,”tambahnya.
Sementara itu, Nurul Adha mengatakan keputusan dirinya maju bertarung bersama LAZ di pilkada Lobar ini adalah hasil perjalanan spiritual. Awalnya, sangat tidak siap meski dirinya sudah diutus partai.
”Tapi ada tarikan-tarikan doa yang membuat saya ikhlas. Perjalanan spiritual yang membuat saya ikhlas, juga ikhlas melepaskan posisi saya sebagai ketua DPRD,” kata wanita yang akrab disapa Umi Nurul ini.
Menurut Umi Nurul, pemimpin yang dibutuhkan Lobar adalah sosok yang kuat.
Juga memiliki kemampuan leadership yang kuat. Sehingga pengelolaan manajemen pegawai, keuangan, dan aset dapat berjalan baik.
”Saya kira dengan kapasitas beliau itulah yang dibutuhkan Lobar. Itulah yang membuat saya bismillah mantap,” ucapnya.
Umi nurul menjelaskan PKS dalam tingkat wilayah sudah memberikan sinyal yang pasti untuk dukungan kepada paket LAZADHA.
Dengan itu, dalam waktu dekat ini pasangan tersebut akan segera menjemput SK.
”Insyaallah final,” pungkasnya. (chi/r12)
Editor : Hidayatul Wathoni