LombokPost - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah mulai melakukan pekerjaan perbaikan jalan di Desa Terong Tawah.
Pekerjaan perbaikan jalan dengan anggaran Rp 6 miliar lebih ini akan dilakukan selama lima bulan ke depan.
Kepala Desa Terong Tawah M Waris Zainal menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lobar dalam hal ini bupati yang telah memberikan atensi terhadap perbaikan jalan yang sudah bertahun-tahun dikeluhkan warga.
”Alhamdulillah apa yang menjadi aspirasi masyarakat sudah ditindaklanjuti. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Lobar dalam hal ini Bupati Lobar dan Kadis PUPR yang merealisasikan aspirasi warga Desa Terong Tawah,” ungkapnya.
Jalan yang sedang diperbaiki ini ditegaskannya tidak hanya mengakomodir warga desanya. Melainkan jalan ini menjadi akses lalu lintas bagi beberapa desa yang ada di Kecamatan Labuapi. Mulai dari Desa Telagawawaru, Desa Terong Tawah, Desa Bajur, dan Desa Labuapi.
Sehingga dampak perbaikan jalan ini tentu dirasakan warga. Dengan perbaikan jalan ini. Kades menegaskan pihaknya siap mendukung apa yang menjadi agenda besar Pemkab Lobar. Khususnya terkait pembangunan daerah.
Ditanya terkait banyaknya warga yang masih belum membayar PBB hingga memiliki KTP Lobar, kades tak menampik hal tersebut.
”Kami di desa, selalu mengimbau kepada masyarakat yang sudah nyaman dan tinggal di Terong Tewah, segera pindah administrasi atau KTP. Supaya jelas pertanggung jawaban desa terhadap warga yang tinggal di wilayah kami,” ujarnya.
Saat ini masih banyak warga yang tinggal di perumahan Terong Tawah namun ternyata masih memilih KTP luar Lobar. Padahal, terkait kebutuhan surat menyurat di desa, pihaknya siap membantu dengan maksimal.
”Warga yang tinggal di perumahan itu sebagian besar masih ber-KTP di luar Terong Tawah. Alasan mereka akibat administrasi sekolah (zonasi,Red), pekerjaan di luar desa atau yang lainnya. Itu menjadi alasan saudara kita,” bebernya.
”Kalau kami kalkulasikan secara persentase, hanya 10 persen warga perumahan yang memiliki KTP Lobar. Sisanya 90 persen masih ber-KTP luar,” sesalnya.
Sehingga sesuai harapan Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini, dia berharap warga yang tinggal menetap di Lombok Barat mau membuat KTP Lobar. Bupati sebelumnya memaparkan data jika setengah warga yang tinggal di Terong Tawah belum memiliki KTP Lobar.
Sebagian besar memang disinyalir warga yang tinggal di kompleks perumahan. Mengingat, di desa penyangga Kota Mataram ini, sejumlah perumahan dibangun pengembang. Bupati yang karib disapa LAZ tersebut bahkan siap jemput bola menerjunkan petugas bagi warga yang mau ber-KTP Lobar.
"Untuk pelayanan administrasi, kami akan meminta petugas datang memberikan pelayanan asal warga mau kolaborasi,” tegasnya.
Warga juga diharapkannya tidak lagi khawatir pindah kependudukan karena alasan kebutuhan sekolah atau yang lainnya. ”Kalau alasan sekolah sekarang kan tidak pakai zonasi lagi. Dengan ber-KTP di sini, pertanggung jawaban dan pelayanan yang dilakukan pemerintah bisa lebih mudah,” tandasnya. (ton/r8)
Editor : Siti Aeny Maryam