Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Poltekkes Mataram Dampingi Kader Kebun Ayu Genjot KB Jangka Panjang

Kimda Farida • Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:10 WIB
SINERGI NYATA: Tim pengabdi dari Poltekkes Kemenkes Mataram berfoto bersama kader dan warga Desa Kebon Ayu usai acara pelatihan.
SINERGI NYATA: Tim pengabdi dari Poltekkes Kemenkes Mataram berfoto bersama kader dan warga Desa Kebon Ayu usai acara pelatihan.

LombokPost--Desa Kebun Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, menjadi percontohan sinergi bidang kesehatan.

Gerakan ini lahir dari kolaborasi antara Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram, pemerintah desa setempat, Puskesmas Gerung, dan warga sekitar.

Program bertajuk “Upaya Peningkatan Cakupan Akseptor MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) melalui Pelatihan dan Pendampingan Kader” ini diyakini sebagai langkah strategis mewujudkan keluarga sehat dan mencegah stunting.

Dipimpin dosen Fitra Arsy Nur Cory’ah, dan didukung tim dosen serta lima mahasiswanya, program ini membuktikan kolaborasi nyata antara kampus dan masyarakat.

Fokusnya adalah membekali kader posyandu bukan sekadar sebagai penyampai informasi, tetapi sebagai agen perubahan yang andal.

“Setiap langkah kecil adalah awal dari perubahan besar. Semangat inilah yang kami usung sejak awal,” ujar Fitra, kemarin (20/10).

Program yang dirancang matang ini berjalan dalam beberapa tahap. Dimulai dengan koordinasi izin ke Puskesmas dan Pemerintah Desa pada 30 Mei lalu. Kemudian, konsolidasi visi bersama seluruh pemangku kepentingan digelar pada 19 Juni untuk menyelaraskan tujuan.

Puncaknya, pelatihan digelar di Aula Desa Kebun Ayu pada 26 Juni lalu. Acara saat itu dibuka secara resmi Kepala Desa Kebun Ayu Jumarsa dan dihadiri Kepala Puskesmas Gerung Zulhana itu diisi dengan materi, diskusi, dan simulasi konseling yang menghidupkan suasana.

“Energi kader luar biasa, seolah setiap kata menjadi bahan bakar semangat mereka,” kesan salah satu dosen, Syajaratuddur Faiqah.

Bukti nyata terlihat pada 17 Juli, ketika kader langsung turun ke posyandu memberikan konseling MKJP kepada Pasangan Usia Subur (PUS) dengan percaya diri.

Proses monitoring dan evaluasi pada 1 Agustus pun menjadi panggung apresiasi bagi kader terbaik yang berdedikasi nyata.

Hasilnya signifikan.

Pengetahuan kader melonjak dari kategori ‘cukup’ menjadi ‘baik’.

Begitu pula dengan keterampilan konseling mereka yang naik kelas dari ‘perlu bimbingan’ menjadi ‘terampil’.

Kader Kebun Ayu kini bukan lagi sekadar relawan.

Mereka adalah garda terdepan yang menyuarakan kesehatan reproduksi dan mendampingi masyarakat memilih keputusan terbaik untuk masa depan keluarga

Editor : Kimda Farida
#Poltekkes Kemenkes Mataram