LombokPost – Komisi III DPRD Lombok Barat (Lobar) memastikan pembangunan sambungan Dermaga Senggigi berjalan sesuai target dan bahkan berpotensi rampung lebih cepat dari jadwal kontrak.
Hal tersebut diungkap setelah dewan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek yang disebut warga sebagai Dermaga Senggigi, Jumat (7/11).
"Alhamdulillah, kami temukan pekerjaan dermaga ini menunjukkan progres yang sangat memuaskan," ujar Ketua Komisi III DPRD Lobar Fauzi, kepada wartawan.
Dia mengungkapkan rasa optimistis terhadap capaian pembangunan yang disebut pihak pelaksana mencapai 85 persen. Proyek strategis senilai lebih dari Rp 11 miliar ini bersumber dari APBD Murni Lombok Barat 2025 dengan batas kontrak hingga 30 Desember.
Namun, sisa pekerjaan yang tinggal tahap pengecoran akhir dipastikan selesai pada awal Desember mendatang. "Kalau lihat progresnya, kami yakin Dermaga Senggigi bisa beroperasi lebih cepat dari target," tegas Fauzi.
Menurutnya, pembangunan sambungan dermaga ini sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata Lombok Barat. Dermaga baru yang menjorok ke laut dengan kedalaman mencapai sekitar 26 meter itu dinilai mampu menampung lebih banyak jenis kapal wisata yang sebelumnya tidak bisa bersandar di dermaga lama.
"Kedalaman dermaga ini vital agar kapal-kapal besar juga bisa masuk. Ini akan memperkuat posisi Senggigi sebagai destinasi bahari unggulan NTB," paparnya.
Fauzi juga menyebut adanya respon positif dari pelaku usaha pariwisata yang telah berkomitmen menambah jadwal kunjungan kapal setelah dermaga rampung. "Beberapa pelaku usaha sudah menyampaikan komitmen akan menambah jam sandar kapal di Dermaga Senggigi. Ini dampak langsung dari peningkatan fasilitas," katanya.
Anggota Komisi III DPRD Lobar Robihatul Khairiyah menegaskan proyek kali ini tidak boleh mengalami kegagalan seperti yang terjadi pada 2017 lalu. "Sejak awal kami sudah minta agar pemenang tender bukan kontraktor abal-abal, untuk menghindari hal serupa terulang. Dan mereka telah membuktikan kualitas kerjanya," ujarnya.
Ia juga menambahkan, percepatan proyek ini dimungkinkan berkat penggunaan material berkualitas tinggi. "Mereka menggunakan bahan cor dengan campuran khusus yang mempercepat proses pengeringan. Jadi sangat memungkinkan tuntas sebelum batas kontrak," jelas politisi Partai Demokrat tersebut.
Komisi III DPRD Lobar turut memuji kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat sebagai mitra kerja proyek. Khairiyah menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas yang dinilai selalu aktif memantau perkembangan lapangan. "Semangatnya luar biasa, setiap hari beliau turun langsung memastikan semua berjalan sesuai rencana," tambahnya.
Selain dermaga utama, Komisi III juga meninjau penataan kawasan penunjang di sekitar dermaga. Penataan dilakukan secara bertahap agar wisatawan dan pedagang lokal merasakan manfaat ekonomi dari peningkatan aktivitas pelabuhan.
"Penumpang harus merasa nyaman, dan pedagang sekitar juga harus merasakan efek domino ekonomi yang positif," ujar Khairiyah.
Pembangunan Dermaga Senggigi menjadi salah satu proyek strategis unggulan DPRD Lobar tahun ini. Selain mendukung kelancaran transportasi laut dan wisata bahari, proyek ini juga diyakini akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Barat.
Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat Baiq Yeni S Ekawati menyambut baik permintaaan Komisi III. Memastikan proyek ini tak lagi gagal. "Kan bisa dilihat sendiri sekarang progressnya langsung. Justru sekarang sudah 82 persen, insyaAllah bisa selesai tepat waktu," yakinnya.
Editor : Siti Aeny Maryam