LombokPost - Saharudin, 19 tahun, pemancing yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Sepi, Sekotong, Lombok Barat (Lobar) ditemukan meninggal dunia, Kamis (4/12) dini hari.
Jasad korban yang berasal di Dusun Lemer, Desa Buwun Mas, ditemukan mengambang di sekitar lokasi tenggelam oleh tim pencarian dan penyelamatan Kantor SAR Mataram setelah dua hari pencarian.
"Korban ditemukan masih di sekitar lokasi tenggelam pada pukul 00.05 WITA. Selanjutnya kami evakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," kata Koordinator Tim Kantor SAR Mataram Lukman Hidayat.
Insiden tragis ini bermula pada Rabu (3/12) sore, ketika korban bersama seorang temannya pergi memancing ke Teluk Sepi. Tiba-tiba, korban tenggelam dan menghilang. Warga setempat yang melakukan pencarian awal tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
"Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor SAR Mataram oleh warga atas nama Teguh, anggota Polsek Sekotong," paparnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera memberangkatkan Tim Rescue dengan menggunakan truk personel dan membawa berbagai alat, termasuk Rubber Boat, peralatan selam, Drone Thermal, Aqua Eyes, peralatan komunikasi, dan peralatan medis.
Kantor SAR Mataram bekerja sama dengan berbagai unsur, antara lain dari TNI, Polri, warga atau nelayan setempat, dan pihak terkait lainnya. Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam dan memasuki hari kedua, korban akhirnya ditemukan.
"Korban kami temukan dalam kondisi tak bernyawa dan dievakuasi ke rumah duka," paparnya.
Kejadian pemancing tenggelam di perairan Sekotong sudah yang menjadi kesekian kalinya. Untuk itu Kantor SAR Mataram mengingatkan warga yang memancing di perairan teluk sepi untuk lebih berhati-hati.
Editor : Pujo Nugroho