Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Proyek Dermaga Senggigi Jadi Lebih Cepat, Bupati Lobar Beri Pujian

Hamdani Wathoni • Jumat, 12 Desember 2025 | 16:23 WIB
CEK PROYEK DERMAGA: Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini saat mengecek proyek Dermaga Senggigi, Kamis (11/12).
CEK PROYEK DERMAGA: Bupati Lobar Lalu Ahmad Zaini saat mengecek proyek Dermaga Senggigi, Kamis (11/12).

LombokPost – Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah proyek fisik Pemkab Lobar yang dibangun tahun ini.

Salah satunya adalah proyek pembangunan Dermaga Senggigi yang menelan anggaran sekitar Rp 11 miliar. Bupati LAZ, sapaannya menemukan proyek ini rampung lebih awal.

​”Alhamdulillah, hasil monev proyek dermaga, pembangunannya sudah sesuai dengan spek yang kita harapkan. Ini sudah selesai, tinggal nanti di-PHO dan diserahterimakan agar bisa segera kita fungsikan,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Perhubungan Lobar Baiq Yenni S Ekawati dan pihak rekanan. 

Laporan tim teknis dan rekanan pelaksana, progres dermaga tersebut per hari Kamis (11/12) mencapai 98,5 persen. Sisa 2 persen tinggal pemasangan tangga di area dermaga. Itu tidak membutuhkan waktu lama. Sehingga pekan ini disampaikan sudah bisa 100 persen. Padahal, masa kontrak proyek ini masih akan berakhir hingga akhir bulan ini. Otomatis, terisa beberapa hari lagi untuk habis masa kontraknya. 

”Dengan selesainya pembangunan dermaga ini, kami harapkan akan memperlancar arus transportasi dari Bali ke Senggigi. Kami berkomitmen menata dermaga ini dengan baik,” paparnya.

Kondisi fisik bangunan Dermaga Senggigi diyakini akan mempermudah akses wisatawan dari Bali menuju Lombok menggunakan kapal cepat. Sehingga berdampak terhadap kunjungan wisatawan ke Senggigi umumnya Lombok Barat. 

Bupati LAZ tak ragu menyatakan kepuasannya melihat progres pembangunan dermaga ini. Kualitas bangunan dinilai telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang diharapkan pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini sangat krusial untuk menunjang citra pariwisata Senggigi yang sedang bangkit. 

​Bupati menegaskan bahwa Pemkab Lobar memiliki komitmen kuat untuk menata kembali kawasan Senggigi. Pembangunan dermaga ini adalah bukti nyata keseriusan Pemda dalam menyediakan fasilitas yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

Nilai tambah dari proyek ini tidak hanya terletak pada bangunan fisik dermaga semata, melainkan juga pada dampak penataan lingkungan di sekitarnya. Area sekitar dermaga yang sebelumnya terlihat kumuh dan tidak teratur, kini telah berubah wajah menjadi ruang publik yang estetik dan nyaman.

​Bupati juga memaparkan perubahan drastis yang sudah terjadi di Senggigi. Jika sebelumnya area Pantai Senggigi dipenuhi oleh perahu nelayan yang parkir tidak beraturan dan pedagang yang tidak tertata, kini lokasi tersebut mulai dinikmati masyarakat sebagai tempat bersantai yang menyenangkan. ​

”Coba lihat sekarang, kemarin tempat ini penuh dengan perahu dan jualan tidak tertata. Sekarang terlihat anak-anak bermain dan orang-orang berbahagia menikmati suasana. Saya bahkan sudah beberapa kali menerima apresiasi dari masyarakat melalui media sosial (Facebook) atas penataan Senggigi yang kini jauh lebih baik,” bebernya.

​Pemkab Lobar kini  juga tengah merancang renovasi ruang tunggu penumpang untuk melengkapi fasilitas dermaga. Sehingga standar pelayanan bagi wisatawan mancanegara maupun domestik dapat ditingkatkan secara maksimal.

Bintang, pihak pelaksana dari PT Mata Intan Cahaya memaprakan jika sisa waktu kontrak yang masih panjang hingga akhir bulan, proyek ini dipastikan aman dari risiko keterlambatan.​ Pihaknya masih punya waktu sekitar 20 hari lagi jika memang masih ada kekurangan. Namun dengan progres saat ini, dia justru menegaskan jika proyek ini mencatatkan deviasi positif yang signifikan. 

”Dalam minggu ini, secara struktur sudah 100 persen. Bahkan jika dihitung sampai hari Minggu nanti (akhir pekan ini), progres kita mengalami deviasi positif sebesar plus 16 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak kontraktor menjelaskan bahwa pekerjaan berat telah selesai. Saat ini, fokus pengerjaan hanya tinggal menyisakan tahap finishing berupa pemasangan railing (pagar pengaman) dan penyelesaian tangga dermaga. Dengan kecepatan ini, target serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO) diyakini dapat dilakukan jauh sebelum tenggat waktu kontrak. 

”Kontrak kami memang sampai 30 Desember, tapi kami menargetkan tanggal 17 (Desember) ini sudah bisa PHO. Jadi, penyelesaiannya lebih cepat dari kontrak,” imbuhnya.

Proses pelaksanaan proyek yang lebih cepat menurutnya karena semua pekerjaan dan material sudah siap pra cetak. Misalnya beberapa bagian tiang pancang hingga yang lainnya. ”Pra cetak lebih berkualitas karena dicor di darat. Berbeda kalau dia dicor di laut, itu bisa terdampak dengan air laut,” tandasnya. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Dermaga #Senggigi #bupati #Lombok Barat #Lalu Ahmad Zaini