Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kadis Arpus Lobar Bakal Sulap Sudut Perpustakaan Jadi Coffee Shop Instagramable

Hamdani Wathoni • Jumat, 27 Februari 2026 | 05:30 WIB

INOVATIF: Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lombok Barat Lalu Winengan berada di lantai dua area yang akan dijadikan lokasi coffee shop dengan latar Bundaran Giri Menang Square.
INOVATIF: Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lombok Barat Lalu Winengan berada di lantai dua area yang akan dijadikan lokasi coffee shop dengan latar Bundaran Giri Menang Square.

LombokPost – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Lombok Barat terus berinovasi untuk mengubah citra perpustakaan yang kaku menjadi tempat yang asyik bagi generasi muda. Salah satu terobosan yang tengah dirancang adalah menghadirkan fasilitas coffee shop atau angkringan baca di area kantor perpustakaan baru.

"Kita ingin buat suasana seperti gaya orang Eropa. Ada tempat ngopi yang nyaman, tapi orang tetap sambil baca buku. Jadi perpustakaannya kelihatan berkelas dan peradaban ilmu pengetahuannya maju," ujar Kepala Dinas Arpus Lombok Barat Lalu Winengan.

Dia mengungkapkan, rencana ini bertujuan untuk meningkatkan angka kunjungan masyarakat, khususnya kaum milenial dan Gen Z. Menurutnya, perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan gaya hidup masyarakat modern yang gemar bercengkerama sambil menikmati kopi. ​​

Winengan menjelaskan, keberadaan coffee shop ini nantinya akan didukung dengan fasilitas pendukung lainnya seperti koneksi internet (Wi-Fi) gratis. Ia menargetkan harga menu yang ditawarkan pun harus ramah di kantong pelajar dan mahasiswa. "Kalau di luar harganya mungkin Rp 10 ribu, di sini kita upayakan bisa Rp 5 ribu. Yang penting anak-anak muda kita tertarik datang dulu," imbuhnya.

​Rencana pembangunan fasilitas ini akan disinergikan dengan penataan area parkir yang dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini oleh Dinas Pekerjaan Umum Lobar. Winengan memproyeksikan, posisi coffee shop akan sangat strategis, yakni berada di dekat pintu gerbang dan area parkir, sehingga menjadi 'pemancing' bagi warga yang datang.

​"Orang parkir, mau ngopi, tapi ujung-ujungnya kita arahkan untuk cari buku dan membaca di sini," jelas birokrat yang dikenal vokal ini. ​Selain fokus pada fasilitas fisik, Arpus Lobar juga tengah menyiapkan program pemberantasan buta aksara dan buta Alquran di tingkat desa.

Winengan berencana menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta para camat untuk menciptakan desa percontohan. ​"Kita akan cari desa untuk jadi pilot project Desa Bebas Buta Aksara dan Desa Bebas Buta Alquran. Kita ingin dari tingkat bawah, semua warga bisa membaca," tegasnya. ​

Dengan berbagai inovasi tersebut, Winengan optimistis literasi di Lombok Barat akan meningkat signifikan. Terlebih dengan dukungan Bupati yang dinilainya sangat responsif terhadap pembangunan infrastruktur publik. "Bupati kita ini cerdas dan keren, maka program-program inovatif seperti ini harus kita jemput dan laksanakan dengan maksimal," pungkasnya. 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Dinas Kearsipan #inovatif #Lombok Barat #Winengan #perpustakaan