Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

​Jembatan Penghubung Kediri Selatan Memprihatinkan, Kades Desak Pemkab Lobar Bertindak

Hamdani Wathoni • Senin, 18 Mei 2026 | 12:09 WIB
Edy Erwinsyah
Edy Erwinsyah

LombokPost – Kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Kediri Selatan dengan wilayah Ombe Baru kini menjadi sorotan serius.

Infrastruktur vital yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses pendidikan masyarakat tersebut dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Jembatan ini konstruksi lama. Setelah saya cek besi-besi yang sempat berlubang kemarin, ternyata spesifikasinya tidak layak untuk menahan beban armada besar seperti truk yang sekarang rutin melintas," ujar Kepala Desa Kediri Selatan Edy Erwinsyah.

Baca Juga: Idul Adha Serentak 27 Mei 2026, Momentum Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Dia mengungkapkan, perbaikan yang selama ini dilakukan hanyalah bersifat sementara. Padahal, beban kendaraan yang melintasi jembatan tersebut kian meningkat seiring perkembangan wilayah.

​​Menurut Edy, jembatan tersebut dulunya dibangun hanya sebagai akses lokal masyarakat pedesaan. Namun, seiring pesatnya perkembangan Desa Kediri Selatan menuju Ombe, status jalan tersebut berubah menjadi akses vital.

Terlebih, jalur ini merupakan rute utama bagi para tamu dan wali santri yang berkunjung ke pondok pesantren di wilayah tersebut.

​"Sekarang intensitas kendaraan sangat padat, terutama pada hari Minggu saat jadwal penjengukan santri. Kondisinya sering crowded (macet parah)," imbuhnya.

Baca Juga: Utang Lunas, RSUP NTB Bangkit Benahi Tata Kelola dan Pelayanan

​Selain masalah konstruksi besi yang kecil, lebar jembatan juga menjadi persoalan. Karena ukurannya yang sempit, jembatan ini kerap memakan korban. Edy mencatat setidaknya sudah ada warga yang terjatuh dari jembatan saat berpapasan dengan mobil.

​"Sudah dua kali ada warga yang jatuh ke bawah karena jembatannya terlalu kecil. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi ini adalah alarm bagi kita semua," tegasnya.

​Menyikapi kondisi yang kian mengkhawatirkan, Edy Erwinsyah mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Barat, khususnya dinas terkait, untuk segera melakukan perbaikan permanen atau renovasi total.

Ia khawatir jika dibiarkan lebih lama, jembatan tersebut akan jebol sepenuhnya dan memutus akses transportasi masyarakat.

​"Harapan kami kepada Pemda Lombok Barat, tolong segera diperbaiki sebelum kerusakannya makin parah. Jangan sampai menunggu jembatan ini putus total baru ada tindakan, karena dampaknya akan sangat luas bagi aktivitas masyarakat," pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
#Kediri Lombok Barat #Lombok Barat #jembatan #jalan rusak