Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lima Cabor Porprov Dipertandingkan di Lombok Barat 

Hamdani Wathoni • Selasa, 2 Juni 2026 | 12:10 WIB
M Nur Haedin
M Nur Haedin

LombokPost — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bergerak maraton memastikan kesiapan kabupaten/kota yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.

Salah satu daerah yang menjadi fokus pemantauan adalah Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

​Sekretaris Umum KONI NTB M Nur Haedin menjelaskan, pihaknya sengaja berinisiatif turun langsung ke daerah-daerah guna meng-crosscheck persiapan kontingen sekaligus kesiapan lima kabupaten/kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah bersama.

 "Lombok Barat sendiri direncanakan menjadi tuan rumah untuk lima cabor, di antaranya balap sepeda (kategori root, BMX, dan downhill), fin swimming (renang laut), futsal, akuatik, dan dayung," ujar Nur Haedin usai menemui Bupati Lobar, Jumat (29/5).

Untuk diketahui, pada Porprov edisi kali ini, pertandingan akan disebar di beberapa daerah, yakni Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Utara (KLU).

Sementara Kota Mataram akan menjadi panggung bagi 33 cabang olahraga (cabor).

Baca Juga: KONI Mataram Gas Pol! Atlet Taekwondo Mataram Jajal Kekuatan di Ksatria Nusantara Bali

​​Pihaknya berkoordinasi intensif dengan jajaran Pemkab Lombok Barat, termasuk menemui Bupati Lobar, agar segala persiapan infrastruktur dan teknis dapat dimatangkan sejak dini.

Terlebih, Porprov 2026 ini bernilai sangat strategis sebagai ajang seleksi dan pemanasan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Nusa Tenggara 2028 mendatang, di mana NTB dan NTT akan bertindak sebagai tuan rumah bersama.

​"Setelah Porprov ini selesai, kita hanya punya jeda satu bulan sebelum langsung masuk ke persiapan Pelatda (Pusat Latihan Daerah) jangka panjang untuk PON 2028. Oleh karena itu, kita minta semua kabupaten/kota melakukan kajian detail berbasis data prestasi sebelumnya," tambahnya. 

Ketua KONI Lombok Barat, Abubakar Abdullah, menyambut positif kedatangan tim monev dari KONI NTB. Pertemuan tersebut dinilai sangat produktif demi menyatukan perspektif dan paradigma dalam memajukan prestasi olahraga di Bumi Patut Patju.

​"Apapun dinamika sudut pandang yang ada, ujungnya adalah satu, bagaimana mewujudkan prestasi olahraga dan membawa Lombok Barat Juara," tegas Abubakar Abdullah dengan optimis.

Baca Juga: KONI Lobar Lindungi Atlet Pelatda dengan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

​Abubakar menambahkan, penunjukan Lobar sebagai tuan rumah lima cabor merupakan peluang besar yang harus ditangkap.

KONI Lobar tidak hanya melihat ajang ini dari kacamata kompetisi semata, melainkan juga sebagai momentum mendongkrak ekonomi daerah melalui sektor sport tourism.

Keberadaan venue-venue alam di Lobar dinilai sangat menjual untuk mempromosikan daerah.

​"Lombok Barat ini punya potensi atlet, pelatih, dan venue yang luar biasa. Seperti cabor sepeda atau renang laut, kita bisa arahkan ke potensi sport tourism," katanya.

Menurutnya, ini sejalan dengan lampu hijau dari Bupati Lobar untuk meramaikan wilayah kita sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga: Sengketa Sewa Dapur Lahan MBG di Lombok Tengah Berujung Saling Lapor

​Menanggapi isu teknis mengenai pencoretan atau rasionalisasi cabor seperti futsal, Abubakar menegaskan bahwa keputusan akhir akan digodok secara objektif oleh tim klinis yang melibatkan KONI kabupaten dan provinsi.

"Tim klinis akan bekerja melakukan kajian mendalam. Apapun hasilnya, kita respon positif demi kesiapan Lombok Barat yang lebih terukur dan terstruktur menghadapi Porprov," pungkasnya. 

Editor : Kimda Farida
#koni #2026 #Lombok Barat #Porprov #NTB