LombokPost – Program Desa Berdaya yang digulirkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menampakkan hasil nyata di tingkat akar rumput.
Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunungsari menjadi salah satu wilayah penerima manfaat yang merasakan dampak langsung dari berbagai intervensi program prioritas Pemprov NTB tersebut.
"Alhamdulillah, untuk program desa yang sekarang di Desa Mekar Sari, ini merupakan salah satu program unggulan yang diluncurkan oleh Pak Gubernur. dampaknya sangat terasa oleh masyarakat kami," ujar Kepala Desa Mekar Sari Faizul Bayani kepada Lombok Post.
Kades mengapresiasi penuh komitmen Pemprov NTB di bawah kepemimpinan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal. Menurutnya, program Desa Berdaya terbukti mampu mendorong percepatan ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.
Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional, Pertamina Ajak Anak Pesisir Kenali Budaya hingga Tanam 1.000 Mangrove
Faizul merincikan, salah satu pilar utama dari intervensi program ini adalah penyaluran bantuan modal usaha. Di Desa Mekar Sari, sebanyak 134 Kepala Keluarga (KK) telah menerima suntikan dana bantuan usaha senilai Rp 7 juta per KK.
Bantuan ini ditujukan untuk memicu kemandirian ekonomi warga penerima manfaat agar mampu mengembangkan usaha mikro mereka secara berkelanjutan.
Tidak hanya bantuan langsung per kepala keluarga, Desa Mekar Sari juga menerima alokasi bantuan tematik dengan total anggaran mencapai Rp300 juta. Dana tersebut disalurkan secara khusus untuk menopang dan memperkuat sektor ketahanan pangan di wilayah tersebut.
"Ada juga bantuan tematik sebesar Rp 300 juta. Anggaran ini kita fokuskan sepenuhnya untuk menopang program ketahanan pangan warga Desa Mekar Sari," terang Kades yang dikenal dekat dengan warganya ini.
Lebih lanjut, Faizul mengungkapkan bahwa kucuran bantuan dari Pemprov NTB tidak berhenti pada sektor ekonomi saja.
Pada tahun anggaran berjalan ini, Desa Mekar Sari juga mendapatkan alokasi program pembangunan infrastruktur dasar pemukiman, seperti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Baca Juga: Ketok Palu! Raperda APBD 2025 Disahkan, DPRD Mataram Desak Selesaikan Nasib PPPK Paro Waktu
Kehadiran serangkaian program terintegrasi ini dinilai sangat tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan krusial masyarakat desa.
Pemerintah Desa Mekar Sari berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah desa dapat terus terjalin erat agar kesejahteraan masyarakat terus meningkat.
"Dirasakan sekali oleh masyarakat. Bantuan RTLH, MCK, hingga ketahanan pangan ini benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar warga kami," pungkasnya.
Editor : Jelo SangajiSumber : Lombok Post