Gubernur NTB Gandeng Profesor Unram Perkuat Desa Berdaya, Unram Tugaskan 120 Profesor Dampingi Program Desa Berdaya

LombokPost - Pemprov NTB memperkuat percepatan pembangunan desa melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Mataram (Unram).
Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Rektor Unram Prof. Sukardi di Ruang Sidang Senat Unram, Kamis (9/7).
Kerja sama tersebut sebagai langkah mengintegrasikan Program Desa Berdaya Pemprov NTB dengan Program Profesor Berdampak Unram.
Baca Juga: BKAD NTB Cairkan Anggaran Desa Berdaya Tematik untuk Lima Desa
Penandatanganan MoU tersebut disaksikan puluhan guru besar dan profesor Unram yang akan terlibat langsung mendampingi masyarakat desa melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi untuk mempercepat pengentasan kemiskinan serta memperkuat ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen. Melainkan komitmen nyata menghadirkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan daerah.
“Dengan ilmu para guru besar dan profesor, kami berharap dapat membantu menyukseskan program-program pembangunan pemerintah, terutama Program Desa Berdaya yang sedang kami gencarkan," ujarnya.
Menurut Gubernur Miq Iqbal, pengalaman turun langsung ke desa selama beberapa waktu terakhir memberikan pemahaman bahwa kemiskinan tidak cukup diatasi hanya melalui bantuan sosial atau jaring pengaman.
Masyarakat membutuhkan pendampingan, inovasi, dan penguatan kapasitas agar mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki setiap desa.
“Kemiskinan tidak lagi hanya sekadar angka di atas kertas. Saat kita turun ke desa dan bertemu langsung dengan masyarakat, kita menyadari mereka membutuhkan lebih dari sekadar bantuan untuk bertahan hidup. Mereka membutuhkan inspirasi, pendampingan, dan peluang agar mampu membangun kemandirian ekonomi," ungkapnya.
Karena itu, Program Desa Berdaya diarahkan untuk membangun desa-desa mandiri melalui pengembangan potensi unggulan atau desa tematik yang mampu menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di NTB.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




