Cegah Penularan TBC, Pemkab Lombok Barat Gencarkan Tracking dan Cek Kesehatan Gratis

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:13 WIB
Cek kesehatan yang digelar Pemkab Lobar untuk tracking kesehatan warga.
Cek kesehatan yang digelar Pemkab Lobar untuk tracking kesehatan warga.

LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memperketat penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) dengan memprioritaskan pelacakan (tracking) kasus pada anak dan balita.

Langkah ini diambil guna memutus rantai penularan yang bersumber dari lingkungan keluarga maupun orang dewasa di sekitarnya.

Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha, menegaskan bahwa ditemukannya kasus TBC pada anak merupakan indikator kuat adanya penularan aktif dari orang dewasa di area terdekat.

Baca Juga: CKG Jadi Benteng Awal Cegah Penyakit Kronis di NTB

“Kalau ada anak-anak kita dan balita kita TBC, berarti di sekitarnya ada orang dewasa yang positif TBC. Karenanya, tracking TBC ini sangat penting untuk memastikan lingkungan kita sehat dan anak-anak kita juga sehat,” tegas Wabup saat menghadiri Senam Sehat di Plaza Utama Alun-Alun Giri Menang Park, Gerung, Minggu (9/8/2026).

Ratusan Anak Terindikasi Positif

Berdasarkan data Pemkab Lombok Barat, hasil skrining terhadap 1.552 anak pada tahun 2025 menemukan sekitar 206 anak terindikasi positif TBC. 

Baca Juga: CKG Lotim Tertinggi di NTB

Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan pengobatan intensif serta pelacakan kontak erat.

Wabup yang akrab disapa Ummi Nurul Adha (UNA) ini menceritakan salah satu contoh kasus penularan pada balita yang mengalami batuk berkepanjangan. 

Setelah ditelusuri, sumber penularan ternyata berasal dari anggota keluarga lanjut usia yang juga mengidap TBC.

Baca Juga: Kasus Stunting Turun, Program CKG Sasar Jutaan Jiwa

“Dari batuk si nenek kemudian menyebar dan terjadi penularan. Yang sangat rentan tertular adalah anak-anak kita, terutama balita,” jelasnya.

Perluas Skrining ke Seluruh Desa

Melihat tingginya kerentanan pada usia dini, Pemkab Lombok Barat berkomitmen memperluas cakupan tracking TBC hingga ke tingkat kecamatan dan desa secara menyeluruh.

Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala batuk menerus dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Insyaallah tidak hanya di satu tempat, tetapi di seluruh kecamatan dan desa akan dilakukan tracking TBC untuk menyiapkan Lombok Barat yang sehat,” tutup Umi Una.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post Online
TBC Anak Lombok Barat Tracking TBC Lombok Barat Wabup Nurul Adha Kesehatan Anak Lobar Pemkab Lombok Barat