LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) didorong untuk lebih progresif dalam merealisasikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha diminta tidak hanya memusatkan perhatian dan anggaran di wilayah ibu kota Gerung saja, tetapi juga menyentuh wilayah utara dan timur Lombok Barat.
Desakan ini mengemuka seiring tingginya harapan masyarakat di berbagai daerah pemilihan (Dapil) agar program-program strategis yang telah direncanakan segera dieksekusi.
"Sudah saatnya Pemkab Lobar bergerak. Jangan hanya fokus di Gerung saja," tegas anggota DPRD Lombok Barat Fraksi Perindo H Faedullah kepada Lombok Post.
Menurutnya, komunikasi intensif antara pihak legislatif dan eksekutif sangat krusial untuk melanjutkan program pembangunan yang telah dicanangkan.
Baca Juga: Wagub NTB Apresiasi Sensus Ekonomi Capai 94 Persen
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gunungsari di wilayah utara yang hingga kini ditunggu perrealisasiannya oleh masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa perencanaan proyek strategis seperti RTH tersebut sejatinya sudah masuk dalam agenda tahun ini. Untuk itu, penetapan dan pelaksanaan fisik di lapangan harus segera dipastikan agar tidak sekadar menjadi wacana di atas kertas.
"Kalau perencanaannya sudah tahun ini, ya harus segera ditetapkan untuk dilaksanakan. Ini penting agar terjadi pemerataan pembangunan yang berkeadilan," tambahnya.
Pemerataan tersebut, lanjutnya, tidak hanya berlaku untuk wilayah utara seperti Gunungsari dan Batulayar, melainkan juga wilayah lainnya seperti Narmada dan Lingsar, hingga kawasan selatan seperti Sekotong dan Lembar.
Baca Juga: Kisah Shello, Atlet Sepatu Roda Peraih Emas Porprov dari Lombok Timur, Lutut Penuh Luka, Latiha
Ia memberikan gambaran ideal mengenai pola alokasi anggaran pembangunan agar terasa adil di tiap wilayah kecamatan. Pola rotasi atau pemerataan porsi anggaran dinilai bisa menjadi solusi agar tidak ada wilayah yang merasa dianaktirikan.
"Anggaplah kalau kita bicara dapil, Gerung dan Kuripan mungkin sudah terwakili. Nanti per kecamatan diprioritaskan bergilir. Setelah Gunungsari, lalu ke Narmada, terus ke Sekotong atau Lembar, nanti balik lagi ke Kuripan. Minimal dalam setahun bisa dua kali alokasi anggaran masuk ke masing-masing kecamatan," jelasnya.
Melalui langkah ini, diharapkan roda perekonomian dan kualitas infrastruktur di seluruh pelosok Kabupaten Lombok Barat dapat berkembang secara merata, tanpa ada ketimpangan antarwilayah.
Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha sebelumnya sudah menyampaikan jika pihaknya siap melanjutkan semua program yang sebelumnya telah direncanakan Pemkab Lobar. Termasuk pembangunan RTH Gunungsari dan perbaikan infrastruktur jalan.
"Tentu apa yang sudah sebelumnya direncanakan akan kita lanjutkan. Apalagi yang sifatnya langsung bersentuhan dengan masyarakat," paparnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post