Rekomendasi gubernur NTB keluar setelah bupati Lotim mengirimkan tiga nama tertinggi hasil seleksi sekda oleh pansel. Ugi sendiri enggan membenarkan nama Taofik yang tertera dalam rekomendasi gubernur tersebut. “Besok (hari ini, red) rekomendasi itu kita serahkan ke KASN,” jelasnya.
Kata Ugi, pihaknya belum bisa memastikan waktu keluarnya surat keputusan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang pengangkatan sekda. Yang pasti, bupati menandatangani SK pengangkatan sekda Lotim berdasarkan keputusan dari KASN. “Nanti SK-nya dari bupati,” ujarnya.
Seperti halnya keputusan KASN, Ugi juga belum bisa memastikan kapan pelantikan sekda Lotim berlangsung. Ia menerangkan, saat ini SK Sekda Lotim H Rohman Farly menjadi jabatan fungsional kabarnya belum keluar.
Dalam aturan, pelantikan sekda Lotim semestinya dilaksanakan jika SK dari bupati dan SK pengangkatan Rohman keluar. “Semestinya bersamaan,” jelasnya.
Mendengar kabar disertai foto SK rekomendasi gubernur yang berseliweran di medsos, HM Juaini Taofik mengatakan sudah mengetahui kabar tersebut. Namun ia memilih tidak berkomentar. “Nanti saja,” kata Taofik singkat.
Berdasarkan wawancara koran ini tentang para calon sekda Lotim, sebelumnya Taofik menerangkan tentang visi yang diajukan saat seleksi. Kata Taofik, peran sekda yang ‘Andal’ menjadi visi yang ia ajukan saat itu.
Andal merupakan singkatan dari Amanah, Netral, Dedikasi, Akuntable, dan Loyalitas. Menurutnya, seorang Sekda harus amanah. Sesuai dengan apa yang ditugaskan. “Tetap fokus pada pencapaian RPJMD,” jelasnya.
Selanjutnya Netral. Kata Taofik, sekda harus senantiasa objektif. Tidak memihak dan menjaga netralitas ASN. Selanjutnya, ia menerangkan pentingnya dedikasi. Pikiran, tenaga dan segenap SDM mesti dicurahkan seorang sekda. “Semua untuk kemajuan Lotim,” tegasnya.
Berikutnya adalah Akuntable. Baik secara hukum, sosial, dan administrasi, segala tugas yang diemban sekda harus mampu dipertanggungjawabkan. Terakhir Loyalitas kepada pimpinan. “Dalam menjalankan dinamika pemerintahan, sekda harus menunjukkan loyalitas kepada bupati sebagai pimpinan daerah,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, tiga nama yang diserahkan pansel dari enam calon adalah Kepala BPKAD Lotim HM Juaini Taofik, Kepala Bappeda Lotim Achmad Dewanto Hadi, dan Kadispar Lotim H Mugni.
Kepada Lombok Post, Mugni membenarkan jika namanya ada di tiga teratas. “Informasi yang saya dapatkan begitu. Tapi saya tidak tahu siapa yang terpilih,” kata Mugni dengan nada santai. (tih/r5)
Editor : Baiq Farida